BP Batam Tutup Akses ke Telaga Bidadari demi Lindungi Sumber Air Waduk Mukakuning

Avatar photo
BP Batam melalui Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan resmi menutup akses masuk ke Telaga Bidadari dari arah Tembesi Buton pada Kamis (21/8/2025).

Ariranews.com, Batam – BP Batam melalui Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan resmi menutup akses masuk ke Telaga Bidadari dari arah Tembesi Buton pada Kamis (21/8/2025). Penutupan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk melindungi Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Mukakuning dari potensi pencemaran akibat aktivitas warga.

Waduk Mukakuning merupakan salah satu sumber utama air bersih bagi masyarakat dan industri di Batam. Oleh karena itu, menjaga kualitas air baku dari hulu menjadi prioritas utama BP Batam.

BACA JUGA:  BP Batam International Football Festival 2026 Segera Bergulir, Diikuti Tiga Negara

Kepala Seksi Pengamanan Objek Vital, Genduk Afreni, menegaskan bahwa Telaga Bidadari bukanlah destinasi wisata. Kawasan tersebut, katanya, merupakan bagian integral dari sistem tangkapan air yang vital bagi keberlangsungan pasokan air bersih di Batam.

“Telaga Bidadari adalah bagian dari DTA Waduk Mukakuning, bukan tempat wisata. Kami mohon masyarakat tidak beraktivitas di area ini,” ujar Genduk.

BACA JUGA:  BP Batam dan UMRAH Jalin Nota Kesepahaman, Perkuat Kajian dan Inovasi Kemaritiman

Penutupan ini, lanjutnya, juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala BP Batam dalam menjaga kelestarian hutan serta ekosistem di sekitar waduk.

Genduk juga mengajak masyarakat serta komunitas pencinta alam untuk mendukung upaya pelestarian ini demi keberlangsungan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Selain membatasi akses, BP Batam juga terus melakukan penertiban terhadap bangunan liar di sekitar waduk yang berpotensi mencemari lingkungan.

BACA JUGA:  Permata Seni Budaya Singapura Bawa Semangat Pelestarian Budaya Melayu ke Kenduri Seni Melayu 2026

“Kami terus menjaga kebersihan dan kelestarian waduk. Semua langkah ini untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat Batam,” tegasnya. (agm)