Natuna  

Puluhan Ton Produk Perikanan Natuna Dikirim ke Jakarta Jelang Idul Fitri, Karantina Kepri Perketat Pengawasan

Avatar photo
Produk perikanan Natuna yang akan dikirim ke Jakarta.

AriraNews.com, Natuna – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, produk perikanan asal Natuna kembali menunjukkan dominasinya di pasar nasional, terutama di Jakarta. Sebanyak 67,9 ton hasil laut dikirim menggunakan KM Logistik Nusantara 4 (Tol Laut) untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat ibu kota.

Berbagai jenis ikan seperti cumi-cumi, tenggiri, ikan karang, sotong, manyung, lencam, kurisi, kakap, kerapu, tongkol, ikan teri kering, lemuru kering, hingga rajungan dikirim dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,6 miliar.

BACA JUGA:  Indeks ETPD Natuna Tembus 95 Persen, Pemkab Siapkan Roadmap Digitalisasi hingga 2030

Iwan Setiawan, PJ Satuan Pelayanan Natuna Karantina Kepri, mengungkapkan bahwa menjelang lebaran, lalu lintas komoditas perikanan asal Natuna meningkat signifikan.

“Kami mencatat lima permohonan pengiriman melalui PTK Online Karantina Kepri dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).

Untuk menjamin mutu dan kelayakan konsumsi, Karantina Kepulauan Riau (Kepri) menerapkan pengawasan ketat. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan dokumen, uji laboratorium, hingga pemeriksaan fisik di unit pengolahan ikan, gudang, cold storage, dan tempat pelelangan ikan.

BACA JUGA:  Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan untuk 290 Ton Ikan Asal Natuna Bernilai Rp4,45 Miliar

Selain pengiriman produk perikanan, petugas karantina juga mengawasi pemasukan 10 ton daging ayam beku dari Jakarta senilai Rp430 juta guna memenuhi kebutuhan masyarakat Natuna menjelang Idul Fitri.

Herwintarti, Kepala Karantina Kepri, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan pangan sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

BACA JUGA:  Kejaksaan Hadir untuk Lingkungan, Wakajati Kepri Pimpin Kurvei di Pantai Teluk Sahi

“Kami memastikan setiap produk yang beredar telah melewati standar pemeriksaan dan aman dikonsumsi masyarakat, terutama menjelang lebaran,” tegasnya. (dod)