Kampanye di Pulau Midai, WSRH Fokus Majukan UMKM dan Produk Lokal

Avatar photo
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Natuna nomor urut 02, Wan Siswandi dan Rodhial Huda (WSRH), menggencarkan kampanye mereka di Pulau Midai dengan janji memajukan sektor UMKM.

AriraNews.com, Natuna – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Natuna nomor urut 02, Wan Siswandi dan Rodhial Huda (WSRH), menggencarkan kampanye mereka di Pulau Midai dengan janji memajukan sektor UMKM.

Mengusung semangat pembangunan ekonomi lokal, mereka berkomitmen untuk memberikan bantuan modal sebesar Rp5 juta kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah tersebut. Kampanye ini berlangsung Kamis (31/10/2024), dengan sambutan antusias dari masyarakat setempat yang melihat program tersebut sebagai angin segar untuk UMKM.

Di sela-sela itu, Wan Siswandi menegaskan pentingnya meningkatkan daya saing produk lokal, seperti keripik melinjo, yang menjadi produk andalan Pulau Midai. Menurutnya, potensi produk-produk ini bukan hanya untuk konsumsi lokal tetapi juga untuk pasar yang lebih luas, sehingga bisa mendongkrak ekonomi keluarga dan masyarakat Natuna secara umum.

BACA JUGA:  Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan untuk 290 Ton Ikan Asal Natuna Bernilai Rp4,45 Miliar

“Kami ingin produk-produk UMKM dari Pulau Midai dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke luar Natuna. Dengan daya saing yang baik, kita bisa bawa nama produk lokal ke pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Sebagai bukti komitmennya, pada masa kepemimpinannya, Wan Siswandi telah membangun fasilitas pendukung UMKM seperti Gedung Sentra IKM Keripik dan Kerupuk yang mencakup Plaza IKM, Rumah Produksi, serta Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di kompleks Natuna Gerbang Utaraku (NGU). Fasilitas yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini diharapkan menjadi pusat pemasaran dan layanan UMKM yang memadai, guna membantu pelaku usaha lokal berkembang.

BACA JUGA:  Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas, Satlantas Natuna Pastikan Bus DAMRI Layak Beroperasi

Untuk mengatasi kendala modal, pasangan ini menjanjikan bantuan Rp5 juta per usaha UMKM yang terdaftar.

“Kami memahami bahwa modal seringkali menjadi kendala bagi pelaku usaha kecil. Dengan bantuan ini, kami berharap usaha mereka dapat berkembang lebih baik,” kata Wan Siswandi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan keinginan agar setiap kecamatan di Natuna memiliki produk unggulan khas yang dapat menjadi identitas dan kebanggaan daerahnya.

BACA JUGA:  Profesionalisme Prajurit Terus Diasah, Lanud RSA Natuna Gelar Latihan Menembak untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan

“Setiap wilayah memiliki potensi unik, dan kami ingin memaksimalkan potensi itu agar setiap kecamatan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Dengan visi yang kuat untuk memberdayakan UMKM, pasangan WSRH berharap Pulau Midai bisa berkembang menjadi sentra UMKM yang maju dan mandiri, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berdampak bagi seluruh masyarakat Natuna. (dod)