Advertisement
Kepri

Rudi Siap Paparkan Program Majukan Kepri di Debat Pilkada Kepri

Sudah Akrab Disapa 2R, Rudi-Rafiq Dapat Nomor Urut 2, Simbol Kemenangan di Pilgub Kepri 2024.

AriraNews.com, BATAM – KPU Kepri akan menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, 2 November 2024 mendatang. Tema debat adalah Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.

Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri H Muhammad Rudi selama ini. Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan. Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Calon Gubernur Kepri nomor urut 2 ini mengaku siap untuk menghadapi debat kandidat Pilkada Kepri tanggal 2 November 2024 nanti. Ia mengatakan, baik dirinya dan Aunur Rafiq tidak ada persiapan khusus jelang pelaksanaan debat tersebut.

“Debat menjadi salah satu acuan bagi pemilih untuk melihat kemampuan calon dalam memaparkan langkah ke depan melalui visi dan misinya. Oleh sebab itu, kami akan mengalir saja nantinya,” ujar Rudi, kemarin.

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret

Dengan berbagai pengalaman selama menjabat sebagai kepala daerah, Rudi optimistis jika dirinya dan Aunur Rafiq akan mampu memberikan performa terbaik pada debat kandidat nanti.

“Ini tentu menjadi modal kami untuk dapat menyampaikan beberapa perspektif yang menjadi solusi,” tambahnya.

Ia pun meyakini, materi debat kandidat Pilkada Kepri nanti akan meliputi seputar langkah strategis masing-masing calon dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri serta upaya memaksimalkan pembangunan agar lebih merata di seluruh kabupaten/kota.

“Visi dan misi kami adalah bagaimana agar pertumbuhan ekonomi Kepri ini bisa lebih maju dan pembangunannya pun bisa merata. Dengan meningkatnya ekonomi daerah, maka angka pengangguran pun berkurang dan permasalahan stunting juga menurun,” ujarnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia mengartikan pembangunan inklusif yang berkeadilan adalah pembangunan yang menciptakan kesempatan dan akses yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara adil. Pembangunan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antar kelompok dan wilayah.

Tema ini sesuai dengan visi dan misi Rudi-Rafiq yang ingin mensejahterakan masyarakat Kepri, menciptakan banyak lapangan kerja, dan membangun wilayah-wilayah Kepri merata disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya masing-masing. (hmd)

DBH Natuna Dipangkas 50 Persen, Daerah Alami Tekanan Fiskal dan Gandeng OJK Jaga Ekonomi

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret

02

DBH Natuna Dipangkas 50 Persen, Daerah Alami Tekanan Fiskal dan Gandeng OJK Jaga Ekonomi

03

BPJS Kesehatan Gandeng PT Sumitomo Wiring System, 50 Warga Dibantu Iuran JKN

04

Jalan Gajah Mada Batam Kembali Bergerak, BP Batam Pantau 50 Titik dan Siapkan Penguatan Struktur