AriraNews.com, Natuna – Di balik keindahan dan kebersihan Masjid Jami yang tersebar di berbagai kecamatan Natuna, ada sosok-sosok tak terlihat yang setia menjaga kesucian tempat ibadah. Mereka adalah para marbot, orang-orang yang bekerja dalam senyap, menjaga kebersihan dan ketertiban masjid setiap hari tanpa pamrih dan jarang mendapat apresiasi.
Di bawah kepemimpinan pasangan Wan Siswandi dan Rodhial Huda (WS-RH), nasib para marbot di Natuna mulai berubah. Program unggulan WS-RH, berupa umroh gratis untuk marbot, kini menjadi bentuk apresiasi nyata bagi pengabdian tanpa sorotan ini.
Pada tahun 2024, delapan marbot dari delapan kecamatan berhasil diberangkatkan umroh bersama seorang pembimbing. Program ini merupakan salah satu inisiatif pasangan WS-RH saat menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Natuna, dan rencananya akan dilanjutkan tahun depan untuk sembilan kecamatan lainnya.
Salah satu penerima manfaat program ini, Pak Mardi (46), marbot di Masjid Besar At-Taqwa, Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan, saya hanya menjalankan tugas saya menjaga kebersihan masjid, mendapat kesempatan umroh adalah bentuk apresiasi yang luar biasa, terlebih bagi kami yang bekerja tanpa banyak perhatian,” ungkapnya penuh syukur.
Bagi Pak Mardi, program ini lebih dari sekadar penghargaan, melainkan juga simbol bahwa pekerjaan mereka dihargai.
“Program ini memberikan harapan baru. Bukan hanya karena kami diberi kesempatan umroh, tetapi juga karena perhatian terhadap tugas kami selama ini,” tambahnya.
Program umroh gratis ini tidak hanya menjadi angin segar bagi para marbot, tapi juga sebuah motivasi bagi mereka yang sering bekerja sendirian untuk merawat masjid, mengatur waktu shalat, dan menjaga fasilitas ibadah. Penghargaan semacam ini merupakan bukti nyata bahwa pengabdian mereka mendapat perhatian.
Wan Siswandi, yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Bupati bersama Rodhial Huda, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk memperhatikan mereka yang menjaga tempat ibadah.
“Kami ingin marbot merasa dihargai. Peran mereka dalam menjaga masjid sangat penting bagi kehidupan spiritual masyarakat Natuna, dan program umroh ini adalah salah satu bentuk apresiasi kami terhadap mereka,” ungkap Wan Siswandi saat ditemui di Posko Pemenangan WS-RH di Batu Hitam.
Program ini telah mendapat sambutan hangat dari masyarakat Natuna. Dengan diberangkatkannya marbot ke Tanah Suci, pasangan WS-RH berharap dapat menciptakan masjid yang lebih bersih dan terawat, serta terus memberikan penghargaan kepada para penjaga rumah ibadah yang setia.
Melalui program ini, Wan Siswandi dan Rodhial Huda menunjukkan bahwa kepemimpinan mereka di Natuna mengedepankan perhatian terhadap semua lapisan masyarakat, bahkan kepada mereka yang sering kali terabaikan. (dod)









