Advertisement
Batam DPRD Batam Hukum

Anggota DPRD Batam Tumbur Hutasoit Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Perampokan Alfamart

Anggota DPRD Kota Batam dapil Batuaji, Tumbur Hutasoit.

AriraNews.com, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam dapil Batuaji, Tumbur Hutasoit mendesak agar aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk menangkap para pelaku perampokan salah satu gerai Alfamart di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ia menilai pentingnya respons cepat dari pihak kepolisian dalam menangani kasus ini.

“Saran saya polisi harus cepat bertindak untuk mengejar para perampok. Saya yakin polisi kita di Indonesia pintar-pintar contoh kalau ada pembunuhan biasanya dapat tertangkap,” ujar Tumbur, Selasa (3/9/2024).

Selain itu, politisi dari Partai Hanura tersebut juga mengusulkan agar keamanan di area-area rawan seperti kompleks perumahan dan pusat perbelanjaan diperketat.

Festival Transmigrasi 2026, Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City

Ia berharap semua pihak dapat berkolaborasi untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejadian serupa.

“Batam masih tinggi angka pencurian termasuk Curanmor juga harapan kita aparat penegak hukum kepolisian terus memburu pelaku,” sambungnya.

Pria 55 tahun itu juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Batam dapat kembali merasa aman dan nyaman.

Terpisah, Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan mengatakan kejadian tersebut sudah ditangani Polsek Sagulung. Ia mengatakan satu orang korban dari kejadian tersebut atas nama Krisma Susanti. Dua orang rekannya tidak terluka.

Rohandi menjelaskan dari rekaman CCTV yang di dapatkan polisi dimana pelakunya dua orang, dan saat beraksi pelaku menggunakan helm dan penutup wajah.

Dia menjelaskan kronologis kejadian dimana pelaku masuk saat karyawan yang bersangkutan hendak memasukkan uang ke dalam brangkas.

BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa

“Jadi saat korban memasukkan uang ke dalam brangkas, pelaku datang dan menodongkan pisau,” katanya.

Saat itu korban menawarkan uang sebanyak Rp 200 ribu kepada pelaku, namun ditolak. Lalu korban kembali menawarkan Rp 500 ribu. Namun kembali ditolak oleh pelaku.

“Saat itu pelaku langsung menodongkan pisaunya kepada korban, dan korban sempat menangkap pisau tersebut hingga empat jari tangannya terluka,” kata Rohandi.

Setelah korban terluka, pelaku mengambil lakban hitam untuk menutup mulut korban dan mengikat kaki korban.

Setelah korban diikat, kedua pelaku dengan leluasa menguras isi dari brangkas yang ada di toko tersebut.

Hadapi Tiga Persoalan Besar Batam, Amsakar Minta Dukungan Mubaligh

“Dari hasil penyidikan sentara uang yang berhasil diambil pelaku sebesar Rp 50 juta,” kata Rohandi.

Dia mengatakan pihaknya bersama Polres Barelang sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.(ara)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Usai Juara Umum Tenis Meja POPDA, Natuna Incar Dua Emas di PORPROV Kepri

02

Dari Instansi hingga Kedubes Tiongkok, Papan Bunga Meriahkan HUT ke-27 Natuna

03

Perkuat Konektivitas Natuna, Puluhan Miliar Dialokasikan untuk Jalan, Jembatan, dan Pelabuhan

04

Festival Transmigrasi 2026, Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City