BI Sosialisasikan QRIS Cross Border kepada Pelaku Wisata Batam

Avatar photo
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata hadir dalam sosialisasi edukasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross kepada Asosiasi Pariwisata Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) dan DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri, pada Selasa (23/01/2024) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri.

AriraNews.com, Batam – Bank Indonesia Batam melaksanakan sosialisasi edukasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross kepada Asosiasi Pariwisata Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) dan DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri, pada Selasa (23/01/2024) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri.

Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia Kepri, Adidoyo Prakoso, menyampaikan pada 17 November 2023 lalu, Bank Indonesia (BI) dan Monetary of Singapore telah meresmikan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border. QRIS Antar Negara yang saat ini telah diimplementasikan dengan Negara Malaysia, Singapura, dan Thailand, selanjutnya akan dikembangkan ke berbagai negara lainnya. Dengan adanya program QRIS Antar Negara ini, maka wisatawan akan dimudahkan karena tidak harus menukarkan uangnya terlebih dahulu untuk masuk ke negara-negara tersebut.

BACA JUGA:  Semangat Toleransi, HKBP Ressort Batam Centre Salurkan Tiga Ekor Hewan Kurban di Tiga Masjid Sekitar Gereja

“Jadi bapak ibu tidak perlu lagi menukarkan uang kalau masuk ke Singapura dan demikian juga sebaliknya.Tidak hanya Singapura, tetapi  Malaysia dan Thailand juga bisa,” sebutnya.

Katanya, belum semua perbankan yang bisa melakukan QRIS Cross Border ini. Di Singapura baru dua bank, yakni bank UOB dan OCBC  yang bisa melakukan scan di Kepri. Dibanding Singapura, perbankan Indonesia lebih banyak yang bisa dipakai di luar negeri, antara lain BNI, BCA, Mandiri.

BACA JUGA:  Penuh Syukur, Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing di Idul Adha 2026

Agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan QRIS Antar Negara untuk mendukung pengembangan sektor wisata di Kepri, Adidoyo berharap adanya sinergi dari berbagai pihak, khususnya penggiat pariwisata.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak semua kampanye untuk semakin memarakkan QRIS Cross Border ini khususnya dengan Singapura.
Selain itu saya juga mengharapkan usulan atau solusi serta kendala yang mungkin dihadapi,” serunya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyambut baik program dari bank Indonesia yang merupakan program nasional ini. Sebagai salah satu implementasi bentuk dukungan yang diberikannya, Ardi membentuk tim khusus yang beranggotakan staf Disbudpar.
“Kita harus melaksanakan dan membumikan penggunaan pembayaran  non tunai QRIS Cros Border yang luar biasa yang sampai hari ini telah menjangkau negara Singapura, Malaysia juga Thailand,” ujarnya.

BACA JUGA:  Batam Siap Jadi Pusat AI Regional, BP Batam Kawal Investasi Data Centre Global Senilai Rp 88 Triliun

Tim Disbudpar nantinya akan membantu  mempercepat sosialisasi QRIS Antar Negara tersebut di hotel, tempat hiburan, restoran plus asosiasi pariwisata.

Ditambahkannya, terdapat 243 hotel di Batam, 1307 restoran, 11 Asosiasi Pariwisata Batam dan 903 tempat hiburan di Batam.

“Jadi data ini adalah target kita bagaimana program QRIS Cross Border ini dikembangkan ke wisatawan Cross  Border dan kita perlu juga kembangkan bagaimana QRIS itu berlaku juga bagi wisatawan di dalam negeri kita sendiri,” imbuhnya.(hms)