AriraNews.com, Batam – 11 orang penumpang SB Evelyn Calisca 01 yang karam di perairan Sungai Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Kamis (27/4/2023) siang, dinyatakan meninggal dunia. 60 orang korban lainnya selamat dan satu orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Jumlah tersebut berdasarkan keterangan pers Bakamla RI yang turut melakukan evakuasi korban dan bangkai kapal, Jumat (28/4/2023).
Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI, Kapten Bakamla Yuhanes Antara mengatakan SB Evelyn Calisca 01 terbalik dan karam karena tunggul Nipah yang hanyut di perairan Sungai Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil.
Adapun awal mulanya, Contact Center Bakamla RI menerima laporan adanya kecelakaan kapal penumpang dengan nama lambung SB Evelyn Calisca 01. Diketahui kapal bertolak dari Tembilahan menuju Tanjungpinang.
Dalam perjalanannya, saat di perairan Sungai Tawar kapal tersebut menghantam tunggul Nipah yang mengakibatkan kapal tidak terkendali dan akhirnya terbalik. Menanggapi laporan itu, Contact Center Bakamla RI meneruskan informasi ke Direktorat Operasi Laut Bakamla RI.
Tak berselang lama, Direktur Operasi Laut Bakamla RI, Laksma Bakamla Friche Flag, mengerahkan unsur KN. Sarotama – P.112 milik Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) yang tergabung dalam Patroli Bersama Bakamla RI tahun 2023 yang terdekat dari lokasi kejadian menuju titik koordinat kejadian dan membantu mengevakuasi korban.
“Saat ini Catamaran 508 dari Zona Bakamla Barat juga menuju lokasi untuk membantu evakuasi korban yang belum ditemukan,” ungkap Yohanes Antara.
Tim SAR gabungan yang juga melibatkan Polres Indragiri Hilir dan Polairud Indragiri Hilir, Polsek Kateman, BPBD Indragiri Hilir, Koralim Kateman, KSOP Sungai Guntung, dan masyarakat sekitar, masih beroperasi melakukan pencarian korban hilang.(emr)








