Polibatam Lantik 55 Mahasiswa Program Studi Program Profesi Insinyur, Penuhi Kebutuhan Pembangunan

Avatar photo
Pelantikan dan pengambilan sumpah Insinyur di Polibatam, Batamcenter, Batam.

AriraNews.com, Batam – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Vokasi yang memiliki Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) perdana melantik dan melaksanakan pengambilan sumpah Insinyur. Angakatan pertama PSPPI ini berjumlah 55 mahasiswa, dari berbagai industri dan instansi yang ada.

Setelah menjalankan 24 SKS, mahasiswa berhak menyandang gelar Insinyur (Ir/Eng). Adapun asal instansi para mahasiswa terdiri dari 6 Instansi Pemerintahan, 15 Akademisi dan 34 Praktisi Industri dan Swasta.

“Saya sangat senang atas capaian para mahasiswa yang walaupun dikesehariannya telah sibuk bekerja namun masih bersemangat untuk mengikuti kelas PSPPI, diangkatan selanjutnya kami sudah memiliki kurang lebih 56 mahasiswa yang bahkan ada dari Kota Padang,” kata Rahman Hakim, selaku Ketua PSPPI Polibatam, usai melakukan pelantikan yang digelar di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Batamcenter, Batam, Rabu (8/3/2023).

BACA JUGA:  Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak
Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia, Bambang Goeritno melantik dan mengambil sumpah Insinyur yang telah menjalani Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) di Polibatam, Batam.

Sementara, Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia, Bambang Goeritno juga mengapresiasi mahasiswa dan memberikan selamat pada yang telah dilantik menjadi seorang insinyur. Dia berharap para insinyur di Indonesia dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Bambang Goeritno juga mengapresiasi Polibatam yang telah berkontribusi menciptakan sumber daya manusia di bidang insinyur.

“Terima kasih Polibatam atas kontribusinya memenuhi kebutuhan insinyur untuk mengembangkan infrastruktur dan lainnya di Indonesia, khususnya Kota Batam. Masih banyak yang perlu kita bangun dan kembangkan. Selamat menjadi Insinyur! Hidup Insinyur!” ujar Bambang Goeritno.

BACA JUGA:  Tren Positif Kinerja BP Batam di Awal Tahun, Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak

Sekedar diketahui, untuk memenuhi kebutuhan jumlah insinyur di masa sekarang ini, Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Program Profesi Insinyur.

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) sebagai lingkup dari amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran merupakan upaya pemerintah mempercepat terciptanya tenaga insinyur Indonesia yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki etika profesi serta kualifikasi sesuai standar sertifikasi dalam waktu yang mendesak.

BACA JUGA:  PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

Untuk memperoleh gelar profesi Insinyur, seseorang harus lulus dari Program Profesi Insinyur. Seseorang yang telah memenuhi standar Program Profesi Insinyur, baik melalui program profesi (reguler) maupun melalui mekanisme rekognisi pembelajaran lampau, serta lulus Program Profesi Insinyur berhak mendapatkan sertifikat profesi Insinyur dan dicatat oleh PII.(*/emr)