Pasca Lebaran, Binda Kepri Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19

Avatar photo

AriraNews.com, BATAM – Aktivitas masyarakat kembali berjalan normal usai libur Idul Fitri dan cuti bersama, pada Senin (9/5/2022).

Binda Kepri pun kembali melanjutkan kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, seperti yang dilaksanakan Binda Kepri bekerjasama dengan Dinkes Batam.

Pada hari pertama kerja, Senin (9/5/2022), kegiatan vaksinasi Covid-19 digencarkan serentak di sejumlah titik di Batam.

Kabinda Kepri, Birgjen Pol. R.C. Gumay mengatakan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak ragu untuk divaksin dalam rangka mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 yang berpotensi terjadi pasca libur panjang Idul Fitri.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Buka International Jazz Day 2026, Angkat Batam ke Kancah Dunia

“Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya di mana kasus Covid-19 mengalami lonjakan pasca libur Idul Fitri, oleh karena itu kita harus melakukan upaya preventif agar hal tersebut tidak terjadi kembali tahun ini, yakni tetap menerapkan protkes dan melanjutkan vaksin,” terangnya.

Meskipun kasus Covid-19 telah menunjukkan penurunan signifikan, Gumay menegaskan, masyarakat diimbau untuk tetap mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 terutama di daerah perbatasan, seperti wilayah kota Batam, Provinsi Kepri.

BACA JUGA:  Hotel Santika Batam Luncurkan “Jelajah Nusantara” dan Angkringan BBQ Night

“Pelonggaran kebijakan perjalanan penumpang telah memicu peningkatan mobilitas masyarakat dari dalam dan luar negeri menuju Batam sehingga rawan terhadap penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat yang belum mendapat dosis lengkap vaksin untuk mendatangi sentra vaksinasi, begitu juga yang belum mendapat booster agar tidak ragu mengikuti vaksinasi booster.

Sesuai data Dinas Kesehatan Kepri, masyarakat Kepri berusia di atas 18 tahun yang belum mendapat dosis 2 vaksin tercatat 16,10 persen atau 221.086 orang. Sementara yang belum mendapat booster sebanyak 59,15 persen atau 812.326 orang.

BACA JUGA:  Warga RW 13 Pancur Baru Harap Perbaikan Jalan dan Drainase Saat Reses, Taba Iskandar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Sedangkan bagi anak berusia 6-11 tahun yang belum mendapat dosis 1 sebanyak 10,78 persen atau 23.906 orang dan belum mendapat dosis 2 sebanyak 27,67 persen atau 61.335 orang. Sementara masyarakat berusia 12-17 tahun yang telah mendapat dosis 1 sudah melebihi target yang ditetapkan, namun yang belum mendapat dosis 2 tercatat sebanyak 6,94 persen atau 14.410 orang.(***)