SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Headline Pendidikan

Kata Ura Kini Sering Disebut, Ini Arti Sebenarnya

AriraNews.com, – Belakangan ini Bahasa Uraa (Ura) sering digunakan netizen. Apalagi sejak menjadi viral di media sosial TikTok.

Kata Ura menjadi populer di media sosial karena Presiden Rusia Vladimir Putin selalu mengucapkannya setelah pidato di tengah perang antara Rusia dan Ukraina. Selanjutnya, semua pasukan Rusia meneriakkan kata Uraa secara bersamaan.

Lantas, ura artinya apa? Menurut Google Translate Bahasa Slovern-Indonesia, kata ura artinya Hore.

Namun, kata ura adalah adalah seruan perang universal bagi setiap orang Rusia, kata itu ada dalam darah para pasukan Rusia.

Malam Minggu Makin Seru di Beverly Hotel Batam, BBQ All You Can Eat Cuma Rp 99 Ribu Sambil Nikmati City Light Batam

Menurut sejarah, Rusia diserang berkali-kali, ketika seorang Rusia berteriak ura setiap orang yang berada dalam jangkauan pendengaran akan segera bergegas bersama orang itu untuk membela Tanah Airnya.

Kata Uraa atau Ura dahulu kerap dipakai pada saat kejadian perang dunia kedua ketika Tentara Uni Soviet menyerang Jerman.

Kemudian kata Uraa atau Ura dilafalkan untuk memberi semangat bagi para tentara Uni Soviet yang sedang berperang.

Secara harfiah, kata Uraa atau Ura sendiri dalam  bahasa Rusia bisa disama artikan dengan kata “hore” atau ucapan sorak sorai.

Maka kata Uraa atau Ura dalam bahasa Rusia ini memiliki arti untuk memantik semangat para prajurit.

Mungkin dalam bahasa Indonesia kata Uraa atau Ura ini mirip dengan seruan “merdeka” yang mampu memantik gejolak semangat para prajurit tentara.(pikiranrakyat/emr)

Program Prioritas Amsakar-Li Claudia, 52.835 Peserta Didik Baru Terima Seragam Gratis

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Semangat Kemerdekaan, Danlanud RSA Dorong UMKM Natuna Terus Berkembang

02

Punya Ratusan Lebih Usaha Spa, Wisata Wellness Jadi Potensi Baru Batam Tarik Wisman Malaysia-Singapura

03

Kades Impol Bagikan BLT-DD untuk 16 KPM di Momen HUT ke-81 RI

04

Batam Siapkan Tiga Ranperda Strategis, dari Kampung Tua hingga Optimalisasi PAD