BATAM: Calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut tiga Ansar Ahmad mengatakan harga barang-barang di kawasan free trade zone (FTZ) seperti di Batam, Bintan dan Karimun harus dikontrol secara ketat. Jangan sampai pengusaha mengambil keuntungan dua kali karena fasilitas FTZ yang diberikan.
Pernyataan Ansar Ahmad tersebut disampaikan ketika menggelar kampanye di Perum PJB II Sagulung, Kota Batam, Minggu (29/11). “FTZ harus memberikan keuntungan sebesar-besarnya kepada masyarakat. Jangan sampai fasilitas ini malah dimanfaatkan pengusaha untuk mencari keuntungan dua kali,” kata Ansar.
Menurut Ansar, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini pemerintah harus menjamin masyarakat bisa mendapatkan harga barang dan kebutuhan pokok yang terjangkau. “Jangan biarkan masyarakat tertimpa masalah dua kali. Sudah kehilangan pekerjaan masih juga dihadapkan pada harga kebutuhan pokok yang melambung,” kata mantan Bupati Bintan dua periode ini.
Karena itu, kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepulauan Riau Ansar akan melakukan kontrol secara ketat harga barang dan harga kebutuhan pokok. Dirinya akan membentuk tim khusus yang akan bekerja memantau distribusi dan harga barang mulai dari hulu sampai ke hilir.
“Pengawasan ketat akan membantu masyarakat mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah,” tutupnya.(***)
Ariranews.com, Natuna – Kejaksaan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial bagi nelayan…
Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mengambil langkah cepat untuk memastikan konektivitas transportasi laut…
AriraNews.com, BATAM – Setetes darah yang disumbangkan para pegawai PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Sales…
AriraNews.com, Batam - Liburan rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh. Selain untuk dinikmati bersama…
AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, ASPPI DPD Kepulauan Riau melaksanakan…
AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI)…