Sosialisasi program Pertalite Tepat Sasaran yang digelar Pertamina Patra Niaga, bersama Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Hotel Sahid, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (29/8/2024).
AriraNews.com, Batam – Mulai 1 September 2024, pemerintah mulai menerapkan program Subsidi Tepat Pertalite. Namun, bagi pemilik kendaraan yang belum mendaftar dan belum mendapatkan QR Code diberikan waktu sebulan.
“Yang belum mendaftar per 1 September, tetap dilayani, tapi hanya boleh mengisi pertalite 20 liter. Oktober tak juga mendaftar maka tak dilayani lagi,” ungkap Sales Area Manager (SAM) Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, usai menggelar sosialisasi bersama Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Hotel Sahid, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (29/8/2024).
Dalam sosialisasi ini turut hadir Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam.
Dikatakan Bagus, saat ini jumlah kendaraan yang sudah terdaftar pada Program Subsidi Tepat untuk jenis bahan bakar pertalite di Kepri, telah mencapai 40 ribu kendaraan. Jumlah tersebut terus bertambah.
Pemilik kendaraan lanjut Bagus, selain ke SPBU, pengendara bisa mendaftar dimana saja dan kapan saja melalui www.subsiditepat.mypertamina.id.
“Di situs itu sudah ada detail petunjuknya seperti apa. Kemudian kalau ketemu kendala cukup datang ke SPBU. Atau ke kantor Pertamina juga boleh,” katanya.
Dalam memudahkan pendaftaran
Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga membuka posko pengaduan di seluruh SPBU di Kota Batam. Sekaligus melakukan pendataan kendaraan yang menggunakan BBM Pertalite di seluruh wilayah Kepri. Di Kota Batam ada sebanyak 37 SPBU dan di Kepri sebanyak 53 SPBU.
“Dibuka dari pukul 8 pagi sampai 5 sore,” kata Sales Branch Manager Rayon II Sales Area Kepri, Gilang Hisyam.
Sementara, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mengapresiasi program ini. Sehingga BBM subsidi jenis pertalite bisa tepat sasaran.
“Kepri menjadi percontohan BBM bersubsidi ini agar tepat sasaran dan tepat guna,” katanya.
Wahyu juga mendorong sosialisasi gencar dilakukan agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.(ara)
Ariranews.com, Natuna – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mengevakuasi seorang warga yang diduga…
Ariranews.com, Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus mengintensifkan pencarian terhadap Arif (26),…
Ariranews.com, Natuna – Keluarga Arif (26), nelayan asal Kampung Tarayak, Desa Terayak, Kecamatan Subi, masih…
AriraNews.com, Mersing - Di sebuah sudut tenang Kampung Bahagia, Mersing, Johor, aroma malam dan warna-warni…
AriraNews.com, MERSING – Mersing tidak hanya dikenal sebagai gerbang wisata bahari menuju gugusan pulau eksotis…
AriraNews.com, Mersing - Sebelum menjejakkan kaki di hamparan pasir putih dan menikmati jernihnya laut di…