Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady.
AriraNews.com, Batam – Bagi Anda yang kepesertaan BPJS Kesehatan-nya tak aktif lagi, karena menunggak iuran tak usah pusing lagi. Kini ada Program Rehab dari BPJS Kesehatan. Tunggakan bisa diangsur. Setelah lunas kepersertaan bisa aktif kembali.
“Biaya tunggakan bisa dicicil. Setelah lunas baru aktif lagi,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady, saat Media Gathering bersama sejumlah wartawan yang digelar di salah satu kafe di kawasan Golden Prawn, Bengkong, Batam, Rabu (28/9/2022) sore.
Program tersebut kata Iwan, untuk meringankan beban masyarakat. Saat ini memang banyak peserta BPJS Kesehatan yang menunggak iuran. Di Batam ada sekitar 125 peserta mandiri yang menunggak. Hal tersebut berdampak pada tingkat Universal Health Coverage (UHC) di Kota Batam makin rendah.
“Dari target pemerintah, tahun 2019 seluruh penduduk sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan. Tapi target tersebut tak tercapai. Sehingga untuk mengoptimalisasikan maka diluncurkan Program Rehab tersebut, agar meringankan beban masyarakat,” ungkapnya. Untuk mengikuti program tersebut bisa datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam di Batam Center.
Selain melalui Program Rehab, bagi warga Batam yang ingin mengaktifkan kepersertaan BPJS Kesehatan juga bisa melalui Program Bantuan Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda) Kota Batam. Syaratnya harus mengurus keterangan miskin dari RT, RW, Lurah hingga Dinas Sosial Kota Batam.
“Bantuan iuran tersebut tak hanya bagi peserta baru tapi juga bisa diberikan pada masyarakat yang sudah pernah terdaftar sebagai kepesertaan BPJS Kesehatan, namun putus di tengah jalan karena tak mampu lagi membayar iuran,” ungkap Kasi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam, Nurliyasman.
Iuran tersebut kata Nurliyasman akan dibayarkan setahun penuh. Setelah itu akan kembali dinilai layak atau tidak layaknya menerima bantuan tersebut.
Diungkapkannya saat ini sudah sekitar 44 ribu lebih warga Batam yang mendapatkan bantuan iuran BPJS Kesehatan tersebut. Jumlah masih kurang dari target, sebanyak 47 ribu orang.
“Jadi masih ada kuota 2 ribuan lagi. Jadi kita mengimbau pada warga Batam yang kurang mampu atau miskin untuk mendaftarkan diri dengan mengurus syarat yang telah ditentukan,” imbau Nurliyasman.
“Kita juga mengimbau perangkat RT, RW, atau warga yang melihat warga miskin di lingkungan bisa mendaftarkan warganya ke program ini,” imbaunya lagi.(emr)
AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…
AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…
AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…
Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…