Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar di DPRD Kota Batam, Selasa (28/10/2025) yang dihadiri anggota lintas Komisi, Surya menyoroti lemahnya respons pemerintah daerah terhadap kecelakaan kerja di PT ASL Tanjunguncang.
AriraNews.com, Batam – Anggota DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution, mendesak agar Pemerintah Provinsi Kepri maupun Kota Batam bersama instansi terkait mengambil langkah tegas dan konkret pasca kecelakaan kerja di PT ASL Tanjunguncang.
Diketahui dalam kecelakaan kerja di mana terbakarnya kapal tanker MT Federal II yang sedang diperbaiki di galangan kapal tersebut menyebabkan 13 pekerja meninggal dunia dan puluhan lainnya lula-luka.
Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar di DPRD Kota Batam, Selasa (28/10/2025) yang dihadiri anggota lintas Komisi, Surya menyoroti lemahnya respons pemerintah daerah terhadap peristiwa tersebut. Ia menilai, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah nyata dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun Pemerintah Kota Batam untuk menindaklanjuti kejadian tragis itu.
“Saya tidak melihat ada langkah konkret dari pemerintah. Padahal ini menyangkut nyawa manusia. Tidak bisa kita anggap sepele,” tegas Surya Makmur Nasution.
Surya juga menilai, insiden ledakan di galangan kapal bukan yang pertama kali terjadi, namun informasi dan tindak lanjut dari peristiwa sebelumnya juga tak pernah jelas.
“Yang kejadian lalu pun tidak ada informasi apa-apa. Tidak bisa begitu saja berlalu tanpa kejelasan. Harus ada investigasi menyeluruh,” ujarnya.
Ia mendorong agar kegiatan operasional PT ASL dihentikan sementara sampai proses investigasi selesai dilakukan. Menurutnya, penghentian sementara ini penting sebagai bentuk tanggung jawab dan kehati-hatian agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ambil langkah konkret, hentikan sementara dulu kegiatan di sana sampai hasil investigasi keluar,” tegasnya lagi.
Politisi PKB tersebut juga mengungkapkan bahwa ada laporan dari salah satu keluarga korban yang mengadukan persoalan ini kepada polisi. Hal ini, kata Surya, menunjukkan bahwa persoalan ini tidak hanya berdimensi administratif, tetapi juga berpotensi masuk ranah hukum pidana.
“Ini bukan cuma soal administrasi, tapi juga ada unsur pidana. Harus ada kejelasan hukum agar masyarakat mendapat keadilan,” katanya.
Surya menegaskan pentingnya transparansi dan penegakan aturan dalam setiap kecelakaan kerja, apalagi yang merenggut nyawa pekerja.
“Kita dorong pemerintah untuk lakukan langkah tegas. Tidak bisa hanya diam dan lihat-lihat saja,” tutupnya. (ara)
AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…
AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam terus mengakselerasi pembenahan data kependudukan sebagai fondasi utama dalam…
AriraNews.com, Batam - Boy Karisma terpilih dan resmi menyandang status sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pemandu…
AriraNews.com, Batam - Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menghadiri peresmian Kantor Zona Bakamla…
Ariranews.com, Natuna – Upaya menjaga ekosistem pesisir terus digaungkan di wilayah perbatasan. Kejaksaan Negeri Natuna…
AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya mewujudkan pasar yang bersih dan tertata,…