Capaian Investasi 91 Persen dari Target Jadi Kado Istimewa Hari Bakti BP Batam ke-54

Avatar photo
Perayaan Hari Bakti BP Batam ke-54 tahun, Minggu (26/10/2025). Capaian Investasi 91 Persen dari target jadi kado istimewa Hari Bakti BP Batam ke-54.

AriraNews.coom, BATAM — Momen peringatan Hari Bakti ke-54 Badan Pengusahaan (BP) Batam tahun ini terasa istimewa. Optimisme dan semangat baru menyelimuti jajaran BP Batam seiring capaian membanggakan di sektor investasi. Hingga Triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di Batam telah mencapai Rp54,7 triliun atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp60 triliun.

Capaian tersebut tumbuh 25,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi bukti nyata kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam yang kian kondusif dan berdaya saing.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, lonjakan investasi menjadi indikator bahwa pengelolaan pembangunan dan kebijakan ekonomi Batam berada di jalur yang benar.

BACA JUGA:  Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

“Angka-angka ini menunjukkan bahwa tata kelola kita sudah berada di jalan yang tepat. Ke depan, kita harus terus melakukan pembenahan, meningkatkan pelayanan, mempercepat belanja pemerintah, dan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif,” ujar Amsakar optimistis, Selasa (28/10/2025).

Data BP Batam menunjukkan, capaian tersebut dihitung berdasarkan dua metodologi. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), nilai investasi tercatat Rp33,6 triliun, tumbuh 74,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp19,24 triliun. Sedangkan metodologi Bottom-Up, realisasi mencapai Rp54,7 triliun, meningkat 25,58 persen dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp43,26 triliun.

Kinerja investasi Batam juga menunjukkan pertumbuhan luar biasa dari berbagai sisi: secara triwulanan (QoQ) naik 61,99 persen, secara tahunan (YoY) melonjak 123,3 persen, dan secara kumulatif (C-to-C) meningkat 74,9 persen.

BACA JUGA:  Pemko Batam Siap Perkuat Peran LAM Lewat Ranperda dan Dukungan Anggaran

Pertumbuhan investasi yang pesat terutama ditopang oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Nilainya melonjak dari Rp5,99 triliun menjadi Rp14,85 triliun, atau naik 147,85 persen.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) turut menunjukkan tren positif dengan peningkatan dari Rp13,25 triliun menjadi Rp18,81 triliun, tumbuh 41,97 persen.

“Lonjakan PMDN menunjukkan kepercayaan tinggi investor domestik terhadap stabilitas dan kepastian kebijakan di Batam. Sementara peningkatan PMA menegaskan posisi Batam sebagai gerbang investasi regional yang menarik bagi investor Asia, terutama Singapura,” kata Amsakar.

Selain sektor investasi, kinerja ekonomi Batam juga terus menunjukkan ketahanan dan stabilitas. Pada Triwulan II tahun 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,66 persen, mendekati capaian tahun 2024 yang sebesar 6,69 persen.

BACA JUGA:  Peresmian Mako Bakamla Zona Barat di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Lebih dari itu, Batam tetap menjadi penopang utama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 66,72 persen.

Amsakar menyebut capaian investasi tahun ini sebagai “kado istimewa” di Hari Bakti BP Batam ke-54. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran BP Batam akan terus berkomitmen memperkuat pelayanan, mempercepat realisasi proyek, dan memastikan Batam tetap menjadi tujuan utama investasi di Indonesia.

“Capaian investasi hingga Triwulan III 2025 ini menjadi kado Hari Bakti BP Batam ke-54, dengan semangat beraksi tanpa basa-basi. Kami akan terus menciptakan iklim investasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya. (ara)