Mustamin Bakri, Kawal Perbaikan Jalan Poros Binjai hingga Musrenbang Pemprov Kepri

Tampak jalan poros ke pelabuhan Fery Binjai yang rusak dan anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Natuna-Anambas.

Ariranews.com, Natuna – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dapil Natuna–Anambas, Mustamin Bakri, memastikan akan mengawal perbaikan Jalan Poros Binjai hingga ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026,
menyusul kondisi ruas jalan tersebut yang mengalami kerusakan berat dan dikeluhkan masyarakat.

Jalan poros Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Fery Binjai, kini dalam kondisi memprihatinkan.

Ruas sepanjang kurang lebih lima kilometer itu mengalami kerusakan di sedikitnya 13 titik, dengan permukaan berlubang dan rusak parah. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas bongkar muat barang serta transportasi penumpang yang menghubungkan Ranai dan Sedanau. Selain memperlambat waktu tempuh, jalan rusak juga membahayakan keselamatan pengguna, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.

BACA JUGA:  Wujud Kepedulian, Lanud RSA Natuna Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pesisir

Sebagai jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, akses ini memiliki peran strategis bagi masyarakat Desa Binjai dan Ranai. Jalur tersebut tidak hanya digunakan untuk transportasi penumpang fery, tetapi juga distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di Pelabuhan Fery Binjai.

Menanggapi keluhan warga, Mustamin Bakri menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut di tingkat provinsi.

“Kita akan mengawal dan memperjuangkan segala aspirasi masyarakat. Ini sudah menjadi tugas kami untuk menyampaikan dan mengawal aspirasi ke pemerintah provinsi. Sementara yang menentukan kebijakan dan keputusan final adalah kepala daerah, dalam hal ini gubernur sebagai eksekutor. Kami di DPRD hanya sebagai legislator,” ujar Mustamin, Jumat (27/2/2026), melalui sambungan telepon seluler.

BACA JUGA:  Tingkatkan Respons Darurat, Tim SAR Natuna Latih Evakuasi Korban Kebakaran di Laut

Ia mengakui, pada tahun anggaran 2026 perbaikan ruas jalan Binjai menuju Pelabuhan Fery Binjai memang belum terealisasi.

“Perbaikan ruas jalan poros Binjai tahun ini memang belum terealisasi. Yang terealisasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) saya adalah pemeliharaan ruas jalan Pering–Penagi,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.

Mustamin menambahkan, dirinya akan terus mengawal perbaikan ruas Simpang Padang Angus menuju Pelabuhan Fery Binjai. Menurutnya, akses tersebut merupakan jalur vital yang harus menjadi prioritas pembangunan.

“Keluhan masyarakat ini akan kita perjuangkan dan kita kawal sampai ke tingkat Musrenbang, karena akses ini sangat vital bagi masyarakat Natuna,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Instansi, Lanud RSA Siapkan Pengobatan Massal hingga Bersih Pantai

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat Natuna yang diserap melalui kegiatan reses telah disampaikan kepada pemerintah provinsi melalui rapat paripurna dan kini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemprov Kepri.

Beberapa usulan prioritas tersebut antara lain lanjutan pekerjaan hotmix Kelarik–Batubi, rekonstruksi lanjutan Bukit Leman menuju Trans Batubi, perbaikan ruas Simpang Padang Angus menuju Cemaga yang mengalami kerusakan berat, Simpang Padang Angus menuju Binjai, serta peningkatan pemeliharaan jalan Pering–Penagi yang berlubang di sejumlah titik.

“Rata-rata jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi sudah kita sampaikan semua. Tinggal bagaimana ketersediaan anggaran di Pemprov,” pungkasnya. (Dod)