Ketua DPRD Batam Nuryanto bertukar cenderamata dengan Ketua DPRD Puncak Jaya Zakaria Telenggen.
AriraNews.com, Batam – Sebanyak 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batam pada Kamis (26/10/2023) siang.
Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Zakaria Telenggen bersama Wakil Ketua I Miren Kogoya serta Wakil Ketua II Yoranius Wonda ini, disambut oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, bersama Leo Anggara Saputra, Anggota Komisi II.
Dalam kunjungannya tersebut, DPRD Kabupaten Puncak Jaya ingin belajar banyak soal pengelolaan Pendapatan asli Daerah Kota Batam yang nantinya bisa menjadi bahan referensi untuk bisa diterapkan di Puncak Jaya.
“Sebelumnya saya ucapkan terima kaasih atas penerimaan yang sudah dilakukan oleh Bapak dan Ibu semuanya di Batam. Dan kehadiran kami di sini guna melihat dan mengetahui secara langsung pengelolan pendapatan asli daerah dari Batam,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Zakaria Telenggen.
Dia melihat, perkembangan Kota Batam sangat pesat. Sistem perpajakan yang ada di sejumlah tempat telah menerapkan sistem elektronik. Sementara di daerahnya masih sangat sulit untuk diterapkan.
“Dari sisi perpajakan, kami melihat Batam sudah sangat maju. Mengingat, semuanya sudah dalam sistem elektronik. Sementara di kami masih dalam proses dan sedang menuju ke arah sana. Oleh karena itu, kehadiran kami di sini sangat tepat guna menyerap dan belajar banyak terkait ini semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan 30 Anggota DPRD Kabupaten Puncak Jaya. Dia mengatakan letak Kota Batam yang sangat strategis memberikan nilai tambah. Mengingat, berdekatan dengan negara Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Kota Batam tidak memiliki sumber daya alam dan hanya mengandalkan dari sektor industri dan pariwisata sebagai sumber PAD.
“Batam ini memang bukan daerah penghasil produksi. tetapi kami lebih banyak kepada jasa dan industri. Bahkan Batam kini lebih dikenal sebagai destinasi Pariwisata selain Bali dan Jakarta. Walhasil, hal ini juga memberi nilai positif. Dan pemungutan retribusi baik pajak dan lainnya, memang sudah dilakukan secara digital. Dan sejauh ini sudah berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, APBD Kota Batam Tahun 2023 mencapai Rp3,2 triliun dan separuh dari APBD itu bersumber dari pendapatan asli daerah. Meningkatkan PAD tentu akan meningkatkan pembangunan di Kota Batam. Selain itu pembangunan Batam juga didukung oleh BP Batam melalui APBN.
“Alhamdulillah, ekonomi Batam terus tumbuh dan bahkan pertumbuhannya di atas pertumbuhan provinsi dan Nasional,” ungkap Nuryanto.(ara)
AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…
AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…
AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…
Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…