Headline

Polda Kepri Gelar Pembekalan Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi, Hadirkan Tokoh Agama

AriraNews.com, BATAM – Polda Kepri menggelar kegiatan pembekalan dalam upaya penanggulangan/pencegahan radikalisme dan intoleransi, Kamis (24/2/22).

Kegiatan yang digelar di Rupatama Polda Kepri, Nongsa, tersebut dihadiri
Kabagwatpers Polda Kepri, AKBP Joko Adi Nugroho, Ka Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto, Kepala Forum koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepri, Fauzi, tokoh agama, Ustadz Marsapuan L.C, dan personel perwakilan masing-masing Satker Polda Kepri.

Kabagwatpers Polda Kepri AKBP Joko Adi Nugroho mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mendiskusikan apa yang menjadi kebijakan kementerian agama dalam rangka penanggulangan pencegahan radikalisme dan intoleransi.
Pasalnya kata Joko, paham tersebut dapat menciptakan instabilitas politik serta gangguan Kamtibmas. Paham radikalisme juga bertentangan dengan UUD 1945 dan merupakan ancaman terhadap ketahanan ideologi Pancasila.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan, memang radikal ini dimulainya dari intoleransi awalnya tetapi, sebenarnya Indonesia ini punya modal sosial kultural yang cukup baik yaitu masyarakat kita sudah terbiasa saling bertoleransi dengan tetangga dengan sahabat dengan masyarakat di sekitarnya dan itu tercermin bahwa cara bergaul masyarakat Indonesia sudah modern.

Arah kebijakan penguatan moderasi beragama RPJMN 2020 s.d 2024, kebijakan memperkuat moderasi beragama kata Mahbub didasarkan pada beberapa paradigma, di antaranya
Indonesia bukan Negara sekuler yang memisahkan agama dari Negara, bukan pula Negara yang diatur berdasarkan agama tertentu. Indonesia adalah Negara yang kehidupan warga dan bangsanya tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai agama.

“Karenanya, Negara memfasilitasi kebutuhan kehidupan keagamaan warganya sesuai amanah konstitusi,” ungkapnya.

Kemudian, Negara memposisikan diri “in between” tidak boleh terlalu jauh campur tangan, tapi juga tidak boleh terlalu jauh lepas tangan.

Selanjutnya, Negara berlandaskan dan berorientasi pada nilai agama, yaitu terwujudnya kemaslahatan bersama menuju kedamaian dan kebahagian.

Selanjutnya Kepala forum koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) Provinsi Kepri, Fauzi menyampaikan materi tentang definisi intoleransi, radikalisme dan terorisme, deteksi faham radikal, level indikator sikap radikal ke terorisme, potensi radikalisme di tengah pusaran pandemi Covid-19 dan faktor penyebab seseorang menjadi pelaku terorisme.

Sementara, Ustadz Marsapuan menjelaskan tentang tindakan pencegahan radikalisme dan intoleran yang mencangkup pemahaman ilmu yang benar, konsep jihad yang benar, penafsiran ayat yang benar, kompetensi guru agama, menyebarkan konsep Rahmatan lil’aalamiin.

“Dalam kegiatan ini para personel Polda Kepri dan Polres/Ta jajaran diharapkan mampu untuk memahami dan mendapatkan intisari dari materi yang disampaikan oleh para narasumber, sehingga kita dalam melaksanakan tugas sebagai Abdinegara dapat tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.(***)

Redaksi

Recent Posts

Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri “Rayap Besi”, Li Claudia Turun Langsung Tinjau Lokasi

AriraNews.com, Batam - Aksi pencurian penutup drainase kembali mencoreng wajah Kota Batam. Sejumlah komponen besi…

16 jam ago

Dari Perbatasan ke Industri Nasional, 188,7 Ton Cengkeh Natuna Kantongi Sertifikat KT-3

Ariranews.com, Batam– Sebanyak 188,7 ton cengkeh asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, berhasil mengantongi Sertifikat Kesehatan…

17 jam ago

Keberagaman Budaya Indonesia Tampil Memukau di Parade Kemilau Nusantara Kepri di Tanjungpinang

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Parade Seni dan Budaya Nusantara yang berlangsung di kawasan Gedung Lembaga Adat…

1 hari ago

Gubernur Ansar: Konektivitas Jadi Kunci Karimun Tumbuh Sebagai Kawasan Ekonomi Strategis

AriraNews.com, Batam – Pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan potensi ekonomi…

2 hari ago

Gubernur Ansar Sebut Karimun Siap Menjadi Andalan Ekonomi Kepulauan Riau

AriraNews.com, Batam – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menegaskan Kabupaten Karimun memiliki peluang…

2 hari ago

Lokakarya PKS Bahas Potensi Karimun, Ansar Tegaskan Posisi Strategis Kepri di Kawasan Utara

AriraNews.com, Batam – Potensi ekonomi Kabupaten Karimun menjadi sorotan dalam Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR…

2 hari ago