Satpom Lanud Hang Nadim Razia THM di Batam

Avatar photo
Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim merazia sejumlah tempat hiburan malam (THM), di Kota Batam, Kepri, Jumat (22/12/2023) dini hari.

AriraNews.com, Batam – Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim merazia  sejumlah tempat hiburan malam (THM), di Kota Batam, Kepri, Jumat (22/12/2023) dini hari.

Kegiatan ini diawali dengan apel persiapan di Kantor Satuan Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Lanud Hang Nadim, Batam di Kelurahan Batubesar, Kecamatan Nongsa. Tim. Kemudian bergerak dan merazia spa Good One Massage, Lubukbaja, Thrive KTV, Dinasty Karaoke & Lounge Nagoya Center, Happy Hour Club (Planet 3) dan F1 Club Planet Holiday Hotel di Batuampar.

BACA JUGA:  Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

Hasilnya, beberapa orang asing (WNA) asal Singapura dan warga sipil diboyong ke kantor Markas Komando Satuan (Makosat) Pol-PP dan Kantor Imigrasi untuk dilakukan pendataan.

Satpom Lanud Hang Nadim saat merazia salah satu THM di wilayah Batuampar.

Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) Hang Nadim Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Korps Penerbang (Pnb) Betya Lukman Madyana melalui Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Hang Nadim, Kapten Pom Hendrik Yoneska mengatakan, razia digelar dalam rangka Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) Triwulan IV (empat) dengan sandi Waspada Wira Elang tahun 2023.

BACA JUGA:  Kenduri Seni Melayu 2026 Digelar Awal Juli, Seniman Lintas Negara  Siap Tampil Mempesona

“Dari razia operasi Gaktib terjaring sebanyak 10 orang dan dibawa ke kantor Pemko Batam dan Imigrasi untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan,” kata Hendrik, Minggu (24/12).

Dijelaskan Kapten Hendrik, mereka yang terjaring itu terdiri dari lima warga sipil dan lima WNA. Hasil pemeriksaan diketahui, kesemuanya tidak membawa kartu identitas atau pengenal (KTP/Paspor).

“Untuk warga sipil kami diserahkan kepada pihak Satpol-PP Batam untuk proses selanjutnya. Lalu warga asing, akan dilakukan penyelesaian oleh petugas Imigrasi guna proses lebih lanjut perihal dokumen keimigrasiannya,” tutupnya.

BACA JUGA:  BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam

Pelaksanaan kegiatan diikuti sebanyak 30 personel yang terdiri dari 13 orang dari POM AU, 3 orang POM Angkatan Darat (AD), 3 orang POM Angkatan Laut (AL), 3 orang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Barelang dan sisanya dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Imigrasi Batam.(ham)