BP Batam Mulai Tanam 12 Ribu Pohon Jati Emas, Rudi Ajak Warga Batam Ikut Tanam Pohon

Avatar photo
Kepala BP Batam, Wakil Gubernur Kepri, Pangkogabwilhan I, Kapolda Kepri, Kabinda Kepri, Ketua DPRD Kepri, Wakapolda Kepri, usai melakukan penanaman pohon Jati Emas.

AriraNews.com, Batam – Penanaman 12 ribu bibit pohon Jati Emas di sapanjang jalan mulai dari Laluan Madani hingga Bandara Internasional Hang Nadim Batam mulai dilakukan BP Batam, Rabu (24/8/2022) pagi.

Penanaman pohon secara simbolis  dilakukan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama-sama jajaran Forkopimda, di antaranya Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, Pangkogabwilhan I, Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri, Kabinda Kepri, Ketua DPRD Kepri, Kepala Bakamla Zona Maritim Barat, Danlantamal IV Tanjung Pinang, Wakil Wali kota Batam, Wakil Kepala BP Batam, Ketua Pengadilan Negeri Batam, Kajari Batam, Kapolresta Barelang, Danlanal Batam, Dandim 0316/Batam dan Danlanud Hang Nadim Batam.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak menerima secara simbolis bibit pohon Jati Emas yang akan ditanam.

“Ini tahap awal. Penanaman akan dilakukan tiap hari hingga dua bulan ke depan,” kata Muhammad, Rudi, usai melakukan penanaman pohon tersebut yang dipusatkan di Taman Dang Anom, Laluan Madani.

BACA JUGA:  Tren Positif Kinerja BP Batam di Awal Tahun, Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak

Dikatakan Rudi, penanaman pohon Jati Emas tersebut selain dalam rangka penghijauan Kota Batam juga sekaligus memperindah jalan utama Batam.

“Yang namanya kota membangun pasti banyak pohon banyak ditebang. Sehingga kita berupaya untuk menghijuakannya kembali,” kata Rudi.

Dipilihnya pohon Jati Emas karena memiliki kecepatan pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bibit jati jenis lainnya. Pada usia 5-7 tahun pohon telah mencapai diameter 20-25 cm dengan tinggi 12-14 meter. Bibit berasal dari sumbangan dana CSR 43 perusahaan mitra BP Batam.

BACA JUGA:  Terima Sespimti Polri 2026, Amsakar Ungkap Batam Jadi Perhatian Presiden

Karakteristik pohon Jati Emas dinilai baik karena sangat tinggi, dengan ranting dan cabang yang sedikit, sehingga tidak mengganggu penerangan alami jalan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berikan penjelasan usai melakukan penanaman pohon Jati Emas. 12 ribu bibit pohon Jati Emas tersebut akan ditanam selama dua bulan ke depan.

Dipilihnya jalan utama menuju Bandara Hang Nadim dan pusat bisnis di Nagoya tersebut dikarenakan akses kedatangan wisatawan mayoritas melalui bandar udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam.

“Jalan utama lainnya di Batam sudah dilebarkan, nantinya juga akan kita tanami pohon, tapi pohon berbeda. Saya minta saran pohon jenis apa lagi yang akan kita tanam,” ujarnya.

Rudi juga mengimbau masyarakat Batam ikut melakukan penghijauan. Sehingga Batam menjadi kota hijau atau green city.

BACA JUGA:  BBM Industri Melonjak, HIPKI Nilai HPM Tak Lagi Sesuai Realitas dan Minta Kembali ke Harga Mulut Tambang

“Tanam pohon di mana saja,” ajak Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menjelaskan perkembangan pembangunan infrastruktur di Batam, seperti jalan, bandara, dan Pelabuhan Batuampar.

Rudi juga menyinggung jadi satunya kepemimpinan Pemko Batam dan BP Batam membuat pengelolaan Batam bisa lebih mudah. Pasalnya, dalam membuat perencanaan dan kebijakan  bisa lebih cepat.

Rudi pun menyatakan komitmennnya pembangunan infrastruktur di Batam tersebut selesai jelang pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang agar konsentrasinya tak terganggu. Selain itu selesainya infrastruktur utama di Batam akan mendorong tumbuhnya investasi di Batam.

“Jalan selesai investasi akan masuk sendiri. Karena semua infrastruktur sudah disiapkan,” kata Rudi.(emr)