Headline

Semarak Hari Santri, Batam Bisa Apa?

CATATAN SMN

AriraNews.com, Batam – ALHAMDULILLAH, sudah 7 tahun Hari Santri Nasional diperingati di seluruh Tanah Air, sejak Presiden Joko Widodo menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, tanggal 22 Oktober 2015.Catatan SMN: Semarak Hari Santri, Batam Bisa Apa?

Di Kepri, semua daerah pemerintahan kabupaten kota (Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas) melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional dengan cara melaksanakan upacara.

Di Kota Batam, Pemerintah Daerah memperingati Hari Santri di lapangan dataran Engku Putri yang diikuti oleh pimpinan pondok pesantren dan santri.

Hal sama juga dilakukan oleh Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU), menggelar upacara di lapangan Sekretariat PWNU Kepri di Batam Center.

Semarak peringatan Hari Santri dari waktu ke waktu semakin ramai dan terasa kehadirannya. Bukan hanya dilaksanakan secara formal oleh lembaga pemerintah, pondok pesantren, ormas NU, Al Washliyah, juga oleh individu-individu. Di akun-akun medsos, Hari Santri menjadi viral dengan berbagai cara dan khas dalam memperingatinya.

Apa sebetulnya makna Hari Santri sehingga negara menjadikannya sebagai kalender nasional ?

Pertama, Hari Santri Nasional harus dimaknai sebagai sejarah peradaban bangsa, di mana para santri pernah menorehkan sejarah, tinta emas sebagai salah satu pilar pembela tanah air yang dimotori oleh KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU dengan para ulama dan kiai pada masa itu.

Ketika itu, Indonesia baru saja memproklamirkan kemerdekaannya, 17 Agustus 1945, akan tetapi Jepang dan Belanda masih saja ingin menguasai dan kembali menjajah. Belanda misalnya, dengan memboncengi NICA (Netherlands Indische Civil Administration) para tentara ingin kembali ke Indonesia dan berhasrat kembali menjajah yang akhirnya gagal.

Kedua, Hari Santri diperingati karena perjuangan para ulama dan kiai yang memberi pesan kepada pemerintah agar bertindak tegas dan istiqamah, konsisten, atas kemerdekaan RI  dengan menolak kehadiran Belanda dan Jepang.

Ketiga, para ulama dan kiai mengeluarkan fatwa bahwa membela Tanah Air adalah bagian dari fardu ain, kewajiban bagi tiap-tiap individu sebagai perjuangan suci (syahid). Sehingga seluruh warga negara boleh angkat senjata untuk mempertahankan dan membela Tanah Air. Fatwa ulama dan kiai di Pulau Jawa  dan Madura inilah yang dikenal dengan Resolusi Jihad, yang memberi spirit dan semangat kepada masyarakat hingga pada 10 November dikenal sebagai Hari Pahlawan.

Kini, di tengah semaraknya Hari Santri, sudah saatnya, pesantren sebagai tempat dididiknya para santri, menjadi perhatian serius pemerintah daerah, seperti Kota Batam.

Salah satu bentuk keseriusan dalam memajukan pesantren sebagai instrumen pembangunan SDM adalah dialokasikannya anggaran ke pesantren-pesantren.

Pesantren tidak boleh diabaikan apalagi hanya sekadar diberi “gula-gula” atau “pernen”. Pesantren hanya dikunjungi saat ada kepentingan politik menjelang Pilpres, Pileg atau Pilkada. Setelah suara elektoral santri diambil, pesantren dibiarkan kembali berjuang sendiri untuk memajukan pendidikannya.

Padahal, anak-anak santri adalah bagian pembangunan SDM Indonesia yang bisa bersaing secara keilmuan dan kemandirian sebagai anak bangsa.

Melalui semarak hari santri, khusus Kota Batam, saya hanya bisa berpesan dan mengingatkan, jika pesantren kita akui sebagai komponen SDM Indonesia masa depan, saatnya Peraturan Daerah tentang Memajukan Pesantren direalisasikan sebagai bukti bahwa bangsa ini menghargai peradabannya.(***)

#SuryaMakmurNasution, Politisi tinggal di Batam.

Redaksi

Recent Posts

Kesaksian Nahkoda Jadi Petunjuk Baru, Tim SAR Perluas Pencarian Dua ABK

Ariranews.com, Natuna – Kesaksian nahkoda KM Ocean Three yang berhasil ditemukan selamat menjadi petunjuk baru…

17 jam ago

UAS & Ulama Besar Guncang Tabligh Akbar “Indahnya Merayakan Cinta” di Batam

AriraNews.com, BATAM- Ribuan jemaah tumpah ruah bersama Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Salim A Fillah,…

19 jam ago

Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Siap Manjakan Lidah Pengunjung

AriraNews.com, Batam – Wyndham Panbil Batam resmi menambah pilihan kuliner dengan membuka dua outlet makanan…

1 hari ago

Muatan Kapal Ditemukan Terapung, KM Ocean Three Diduga Alami Insiden di Perairan Natuna

Ariranews.com, Natuna – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Ocean Three…

2 hari ago

SKK Migas Gandeng Media Perkuat Edukasi Publik tentang Industri Hulu Migas

Ariranews.com, Natuna – SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggandeng…

2 hari ago

Tarif Baru Layanan Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar Ditunda hingga 31 Agustus 2026

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik…

2 hari ago