Novianto.
AriraNews.com, BATAM – Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepulauan Riau mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami seorang wartawan Tribun Batam saat meliput di Pengadilan Negeri Batam.
Seorang terdakwa, Carolein Parewang, emosi memukul tangan wartawan hingga handphonenya rusak.
Ketua FJP Kepri, Novianto, menilai tindakan tersebut merupakan bentuk ancaman terhadap kebebasan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Forum Jurnalis Pariwisata Kepri mengutuk keras tindakan tersebut, karena mengancam keselamatan wartawan,” kata Novianto.
Ia meminta agar peristiwa tersebut tidak berhenti sebagai polemik semata. Korban didorong segera membuat laporan resmi kepada kepolisian agar dugaan tindak pidana tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau korban untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib agar dapat ditindaklanjuti. Meskipun pelakunya saat ini berstatus terdakwa dalam perkara lain, bukan berarti dugaan pelanggaran terhadap wartawan tidak bisa diproses secara hukum,” ujarnya.
Novianto menegaskan, FJP Kepri memang berfokus pada isu-isu pariwisata. Namun, organisasi tersebut memiliki komitmen dan solidaritas terhadap seluruh insan pers.
FJP Kepri berharap aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap dugaan intimidasi tersebut. (emr)
AriraNews.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik…
AriraNews.com, BATAM – Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Ady Indra Pawennari, mengecam keras dugaan…
AriraNews.com, Batam - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengundang Aliansi Masyarakat Rempang –…
AriraNews.com, Batam – Konsistensi menghadirkan layanan premium mengantarkan Radisson Golf & Convention Center Batam meraih…
AriraNews.com, Batam – Memperingati satu dekade perjalanannya, Radisson Golf & Convention Center Batam menggelar Radisson…
AriraNews.com, Batam – Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka…