Nasional

TelkomGroup Tegaskan Budaya Kerja sebagai Fondasi Bisnis Lewat Culture Festival 2025

AriraNews.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Culture Festival TelkomGroup 2025 dengan mengusung tema “Langkah Cepat, Tumbuh Bersama”, Rabu (16/7/2025) lalu, di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Acara tahunan ini menjadi ajang apresiasi bagi penggiat budaya perusahaan sekaligus sarana refleksi dan penguatan nilai budaya kerja di seluruh unit dan anak perusahaan TelkomGroup.

Lebih dari sekadar selebrasi, festival ini ditekankan sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi budaya sebagai elemen kunci dalam mendukung arah dan implementasi bisnis perusahaan. Dalam organisasi sebesar TelkomGroup, strategi mungkin dirumuskan di tingkat manajemen puncak, namun keberhasilannya sangat bergantung pada keterlibatan semua fungsi organisasi.

Culture Festival 2025 merupakan acara tahunan yang Telkom selenggarakan, di mana tahun ini terdiri dari Culture Agent Meet & Greet Awarding Edition, Teguhkan Budaya Kolaboratif dan Sadar Cyber Security.

Direktur Human Capital Management Telkom, Henry Christiadi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kecepatan dan kolaborasi dalam menghadapi dinamika industri digital. “Kita perlu bergerak cepat, saling mendukung, dan terus berinovasi agar bisnis terus tumbuh dan relevan,” ujarnya.

Henry juga menegaskan bahwa semangat tersebut selaras dengan internalisasi nilai kerja digital TelkomGroup yang dikenal dengan akronim BISA—Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility. Nilai-nilai ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi pedoman sikap, kolaborasi, dan tanggung jawab profesional seluruh insan Telkom dalam menghadapi era transformasi digital.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, hadir pula sesi berbagi inspiratif dari Dr. Ir. Aloysius Budi Santoso, M.M., Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk. Ia menekankan pentingnya budaya kerja yang kuat sebagai penggerak produktivitas, inovasi, sekaligus keberlanjutan organisasi. “Budaya yang hidup adalah roh organisasi yang mampu menggerakkan sistem dan individu untuk mencapai hasil yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain fokus pada penguatan budaya kerja, Culture Festival 2025 juga menyoroti pentingnya membangun budaya sadar keamanan siber (cyber security-awareness culture). Dalam sesi terpisah, CEO Veda Praxis, Syahraki Syahrir, mengingatkan bahwa serangan siber kini menjadi ancaman harian yang perlu disikapi secara kolektif. “Indonesia adalah pasar digital besar, namun masih memiliki kesadaran keamanan yang rendah. Telkom punya peran strategis untuk mengubah itu dari dalam,” ungkapnya.

Syahraki menegaskan bahwa keamanan digital tidak hanya berbicara soal teknologi, melainkan juga menyangkut perilaku dan kebiasaan seluruh individu dalam perusahaan.

Puncak dari festival ini adalah sesi Culture Agent Meet & Greet Awarding Edition, yang menandai hasil dari proses Culture Assessment di seluruh unit TelkomGroup. Penilaian ini tidak hanya mengukur tingkat implementasi budaya, tetapi juga mengaitkannya dengan performa bisnis masing-masing unit kerja. Penghargaan diberikan kepada para penggiat budaya yang dinilai berhasil menumbuhkan semangat dan nilai budaya di lingkungan kerjanya.

Sebagai langkah konkret mendukung budaya kerja yang adaptif terhadap risiko digital, Telkom juga meluncurkan program Cyber Security Champion, yang mendorong partisipasi aktif Culture Agent dalam membangun kesadaran dan ketahanan digital di internal perusahaan.

Dengan semangat “Langkah Cepat, Tumbuh Bersama”, Culture Festival 2025 menjadi penegasan komitmen Telkom untuk terus membangun budaya kerja unggul yang siap menjawab tantangan masa depan. Ke depan, nilai BISA akan terus menjadi fondasi dalam membentuk organisasi yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program budaya Telkom, masyarakat dapat mengakses akun Instagram resmi @LivinginTelkom. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Bupati Karimun Prihatin, Kakek Usia 67 Tahun Terjerat Jalur Gelap Akibat Tergiur Upah 40 Juta

KARIMUN, ariranews.com- Jalur perairan yang menjadi pintu gerbang perdagangan antarnegara sekaligus kerap dimanfaatkan jaringan penyelundupan…

12 jam ago

Gagalkan Penyelundupan dari Malaysia, Lanal Karimun Sita Sabu 1 Kilogram dan Ratusan Ekstasi

KARIMUN, ariranews.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam…

13 jam ago

Batam Pertahankan WTP 14 Tahun Beruntun, Amsakar Ingatkan OPD Tindak Lanjuti Catatan BPK

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan…

14 jam ago

Naik Trans Batam ke Bandara Hang Nadim Hanya Rp 5 Ribu, Mulai Beroperasi Pertengahan Juni

AriraNews.com, BATAM - Akses transportasi umum menuju Bandara Hang Nadim segera menjadi lebih mudah dan…

15 jam ago

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Anom Wibowo Dapat Kejutan Ulang Tahun di Sela Nobar Piala Dunia 2026

AriraNews.com, Batam – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri), Brigjen Pol. Anom Wibowo,…

16 jam ago

Polda Kepri Nobar Piala Dunia 2026, Asep Safrudin: Perkuat Kebersamaan Polisi dan Masyarakat

AriraNews.com, BATAM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026…

17 jam ago