Ket: Komandan Kodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko bersama Bupati Karimun Iskandarsyah dan Danlanal TBK Letkol (P) Chrestian Noya dan Forkopimda lainnya menyaksikan pengecekan barang bukti pada kegiatan press release di Mako Lanal TBK pada Jum’at (12/6/2026) Siang
KARIMUN, ariranews.com- Jalur perairan yang menjadi pintu gerbang perdagangan antarnegara sekaligus kerap dimanfaatkan jaringan penyelundupan berhasil ditutup tim gabungan. Tim Quick Response Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Kodaeral IV menggagalkan pengiriman narkotika diduga asal Malaysia yang bernilai ekonomi hampir Rp2 miliar, sekaligus menyelamatkan lebih dari 12 ribu jiwa dari bahaya zat adiktif tersebut.
Penangkapan occurred pada Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 11.50 WIB di Perairan Timur Laut Pulau Takong Iyu, Karimun. Berawal dari laporan masyarakat soal rencana pengiriman barang terlarang, tim langsung meluncur melakukan pengawasan ketat.
Saat berpatroli, petugas mendeteksi sebuah speedboat bermesin 40 PK melaju kencang dari arah Tanjung Piai, Johor, Malaysia. Setelah dikejar dan dihentikan, nahkodanya berinisial AK (67) didapati membawa dua dokumen identitas, Indonesia dan Malaysia. Gerak-geriknya yang mencurigakan membuat tim memeriksa lebih teliti dan akhirnya membawa kapal tersebut ke Posal Takong Iyu untuk penggeledahan menyeluruh.
Hasilnya mengejutkan, tersangka menyembunyikan 1.084 gram sabu di dalam rongga sekat termos berwarna biru, ditambah 582 butir pil ekstasi jenis Hellcat. Uji laboratorium membuktikan kedua barang itu positif narkotika, dengan kandungan ekstasi bahkan terdeteksi memiliki unsur heroin sehingga bahayanya jauh lebih tinggi dari jenis biasa.
“Yang perlu dicatat, pil ekstasi jenis ini kandungannya sangat tinggi dan menjurus ke unsur heroin. Tingkat bahayanya jauh lebih berbahaya dibandingkan ekstasi yang umum beredar,” jelas Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Chrestian Noya saat menggelar press release di Kantornya pada Jum’at (12/6/2026) Siang.
Ia juga mengungkap fakta baru dari hasil pemeriksaan tersangaka.
“Tersangka yang berusia 67 tahun ini ternyata sudah pernah terlibat kasus serupa pada April 2026 lalu. Ia mengaku mendapat bayaran sekitar Rp40 juta sekali perjalanan untuk mengantarkan barang,” tambahnya.
Selain barang terlarang, petugas juga menyita dua ponsel, dokumen, uang tunai Rp3,1 juta, serta kapal yang dipakai. Jika beredar di pasaran, narkotika itu diperkirakan bisa meraup keuntungan hingga Rp1,917 miliar. Lebih dari itu, penangkapan ini dinilai telah menyelamatkan sekitar 12.004 jiwa dari risiko kecanduan dan kerusakan masa depan.
Tersangka kini diserahkan ke Polres Karimun untuk diproses hukum dengan pasal berlapis, diancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.
Komandan Kodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, memberikan apresiasi tinggi kepada tim.
“Ini bukti kewaspadaan yang tak pernah kendur. Wilayah perbatasan harus terus dijaga agar bersih dari arus barang haram. Kami akan terus tingkatkan patroli dan pengawasan di seluruh perairan Kepri agar tak ada celah bagi penyelundup beroperasi,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menyatakan perhatian khusus pada kasus ini, mengingat usia tersangka yang sudah lanjut.
“Kami prihatin melihat warga lanjut usia terjerat kasus ini. Ini jadi sinyal kuat bagi kami bahwa pencegahan saja tak cukup, kami juga harus membangun kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir. Kita ingin ciptakan lapangan usaha yang halal agar warga tak tergoda iming-iming keuntungan instan dari barang haram,” ungkapnya.
Ia juga mengakui tantangan besar menjaga wilayah kepulauan, namun berkomitmen bersama seluruh unsur keamanan memutus mata rantai narkoba agar citra Karimun pulih dan terbebas dari jerat zat berbahaya.
*Nichita Bella
KARIMUN, ariranews.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam…
AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan…
AriraNews.com, BATAM - Akses transportasi umum menuju Bandara Hang Nadim segera menjadi lebih mudah dan…
AriraNews.com, Batam – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri), Brigjen Pol. Anom Wibowo,…
AriraNews.com, BATAM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026…
AriraNews.com, Batam - Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang…