Retribusi Parkir Jauh Dari Target, DPRD Batam Akan Panggil Dishub

Avatar photo
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman.

AriraNews.com, Batam –  Capaian kinerja Dishub Kota Batam terus menuai sorotan. Pasca melakukan penyesuaian tarif parkir, hingga kini belum ada dampak signifikan dari pendapatan retribusi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam berencana memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

“Kami akan agendakan pertemuan dengan Dishub. Dalam waktu dekat kami panggil terkait ini,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman, Selasa (21/5/2024).

BACA JUGA:  Grand Mercure Batam Centre Tawarkan Paket Pernikahan Eksklusif di Wedding Market One Batam Mall 2026

Diakuinya salah satu hal yang diharapkan saat usulan penyesuaian tarif adalah ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Namun hingga kini belum ada pergerakan siginifikan akan hasilnya.

“Hasil sementara belum ada kami dapat. Namun informasinya memang belum siginifikan. Jadi kalau belum kami ingin tahu. Apa yang harus dievaluasi dalam penerapan tarif baru ini,” katanya.

BACA JUGA:  Dari Perbatasan ke Industri Nasional, 188,7 Ton Cengkeh Natuna Kantongi Sertifikat KT-3

Ia menuturkan penerapan tarif parkir sudah berjalan lima bulan, dan sudah hampir menuju semester pertama. Persoalan karcis masih jadi sorotan. Untuk itu, perlu sekali rasanya Dishub untuk menjelaskan perkembangan terkini.

“Termasuk juga soal parkir berlangganan yang mereka gaungkan. Belum ada juga langkah nyata dari mereka,” katanya.

Sementara itu penerimaan retribusi tepi jalan berdasarkan halaman siependabatam.go.id capaian penerimaan daerah dari retribusi parkir tepi jalan baru mencapai Rp 3,2 miliar atau 21 persen dari target Rp 15 miliar.

BACA JUGA:  Optimalkan Pengelolaan PNBP, Komisi VI DPR RI Nilai Tata Kelola BP Batam Semakin Baik

“Pekan depan lah kami agendakan ya, saya sudah laporkan ke ketua komisi soal ini. Jadi setelah pertemuan baru bisa diketahui, kendala apa yang dihadapi Dishub,” tutur Fraksi Golkar ini.(oma)