Natuna  

Bangkitkan Pertanian, Bupati Cen Sui Lan Dorong Kopi Natuna Tembus Pasar Nasional

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah.

AriraNews.com,Natuna — Pemerintah Kabupaten Natuna terus menunjukkan langkah konkret dalam mendukung sektor pertanian lokal. Kali ini, fokus utama diarahkan pada pengembangan kopi lokal yang diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan komitmen penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri kopi lokal.

BACA JUGA:  Henderiyana Dorong HIPMI Jadi Jembatan Pengusaha Daerah Menuju Pasar Nasional

Dalam sambutannya saat kegiatan halalbihalal bersama masyarakat di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Jumat 18/4/2025 malam, Cen optimistis kopi Natuna bisa menyusul popularitas kopi daerah lain di Indonesia.

“Sekarang orang kenal kopi Aceh. Ke depan, harus ada kopi Natuna yang tidak kalah hebatnya. Pemerintah daerah siap mendukung penuh dan memfasilitasi pengembangannya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Budaya Jadi Perekat Persatuan, Forkopimda Natuna Turun Langsung Dukung Pelestarian Tradisi Grebek Gunungan

Ia menyebut, program ini bukan hanya untuk memperkuat identitas daerah dalam sektor pertanian, tetapi juga sebagai upaya membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani kopi di Natuna.

“Mulai dari pelatihan, pendampingan teknis, hingga fasilitas produksi, semua akan kita dorong agar kopi Natuna mampu bersaing secara kualitas di tingkat regional bahkan nasional,” tambahnya.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Natuna Kawal Pawai 1 Muharram 1448 H, Ratusan Pelajar Madrasah Ikuti Kirab Religi di Ranai

Dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah diharapkan mampu mengangkat kopi Natuna sebagai ikon baru kebanggaan daerah, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku usaha lokal.

Dengan potensi alam yang mendukung dan semangat petani yang tinggi, kopi Natuna kini bersiap menorehkan jejaknya di peta perkopian Indonesia. (Dod)