Ariranews.com, Batam: Wali Kota Batam Muhammad Rudi terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
“Saya minta kita semua tegakkan prokes. Pakai makser, jaga jarak, rajin cuci tangan dan juga laksanakan protokol lainnya,” ajak dia.
Rudi mengatakan, penerapan prokes yang ketat akan berbanding lurus dengan keberhasilan penanganan Covid-19. Sebaliknya, lanjut Rudi, jika tidak dijalankan dengan baik Covid-19 akan susah untuk dikendalikan dan kasusnya akan terus bertambah.
“Kalau melonjak terus akan menjadi masalah,” ucap dia.
Di antara persoalan yang ditimbulkan pandemi ini selain masalah kesehatan yakni terganggunya aktivitas manusia dan terhambatnya kegiatan ekonomi. Hal inilah, lanjut Rudi, harus segera diakhiri yang kunci utamanya adalah kesadaran kolektif (bersama) semua pihak memutus mata rantai penyebaran penyakit ini.
“Untuk memastikan penerapan prokes di masyarakat, tim akan kembali turun melakukan penegakan disiplin,” ujar dia.
Tidak hanya sekali atau dua kali, imbauan serupa juga disampaikan Rudi pada setiap pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini juga dilakukan Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.
“Bahkan ada surat edaran terbaru yang telah saya teken,” ucap Rudi.
Surat edaran yang dimaksud adalah SE Nomor 14 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di Kota Batam.
Surat ini berisi sejumlah hal, di antaranya:
a. Shalat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Al Qur’an, dan
iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antar jemaah, dan setiap jemaah
membawa sajadah/mukena masing-masing.
b.Pengajian Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh paling lama dengan durasi waktu 15 (lima belas) menit.
C. Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah jemaah paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
10.Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah bashariyah serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
AriraNews.com, Batam - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Ardiwinata, beri pembekalan kepada 30…
AriraNews.com, Batam - Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, menggelar kegiatan reses pada Minggu…
Ariranews.com, Natuna – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna…
Ariranews.com, Natuna – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan…
Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…
AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…