Batam

Momentum Penyamaan Persepsi Penentuan Hari Idul Fitri

AriraNews.com, Batam – Setiap tahun, penentuan Hari Raya Idul Fitri kerap menjadi sorotan di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Perbedaan dalam menetapkan tanggal 1 Syawal ini seringkali memunculkan diskusi hangat di tengah masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari landasan keagamaan yang kuat, di mana masing-masing pihak berpegang teguh pada interpretasi Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama. Tradisi rukyatul hilal (melihat bulan sabit muda) dan hisab (perhitungan astronomi) menjadi dua metode yang dominan, masing-masing dengan argumentasinya sendiri berdasarkan dalil-dalil agama.

Dalam Islam, perbedaan pandangan atau ikhtilaf adalah hal yang lumrah dan bahkan menjadi rahmat, selama tetap berada dalam koridor syariat.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ma’idah ayat 48 yang artinya :
“Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.”

Ayat ini menegaskan bahwa perbedaan adalah bagian dari kehendak ilahi untuk menguji kita dalam berbuat kebaikan.

Metode penentuan awal bulan Qamariyah, termasuk Syawal, memiliki dasar dari hadis Nabi Muhammad SAW:
“Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah (berhari rayalah) kalian karena melihat hilal. Jika pandangan kalian terhalang (oleh mendung), maka sempurnakanlah hitungan bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menjadi pijakan utama bagi penganut rukyatul hilal. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa semangat hadis ini tidak menafikan penggunaan perhitungan (hisab) yang akurat, terutama dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Kelompok hisab berargumen bahwa perhitungan astronomi modern memiliki akurasi yang lebih tinggi dan dapat memberikan kepastian jauh-jauh hari.

Inilah titik temu yang bisa kita manfaatkan. Seiring dengan pesatnya perkembangan sains dan teknologi, terutama dalam bidang astronomi, penentuan hari raya kini telah mencapai tingkat akurasi yang luar biasa. Kemampuan ilmu pengetahuan modern memungkinkan kita untuk memprediksi posisi hilal dan konjungsi bulan dengan sangat presisi, bahkan untuk puluhan atau ratusan tahun ke depan. Ini berarti, secara teknis, penentuan Hari Raya Idul Fitri bisa ditetapkan jauh-jauh hari tanpa harus menunggu hasil observasi pada malam terakhir Ramadan yang terkadang terkendala cuaca.

Dalam konteks ini, ilmu pengetahuan dan teknologi bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama, melainkan justru menjadi alat yang kuat untuk memahami dan mengaplikasikan ajaran tersebut dengan lebih baik. Al-Qur’an sendiri seringkali mengajak manusia untuk merenungi alam semesta dan fenomena-fenomena kosmik sebagai tanda kebesaran Tuhan. Allah SWT berfirman dalam Surah Az-Zariyat ayat 20-21 yang artinya :

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?”
Ayat ini mendorong kita untuk mengamati dan mempelajari ciptaan Allah, termasuk pergerakan benda-benda langit. Memanfaatkan kecanggihan sains dan teknologi untuk mencapai kesepakatan dalam penentuan hari raya dapat dipandang sebagai bentuk implementasi tuntutan agama untuk senantiasa berinovasi dan mencari ilmu. Bahkan, dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila kalian melihatnya (hilal), maka berpuasalah. Dan apabila kalian melihatnya (hilal), maka berhari rayalah. Dan apabila terhalang atas kalian, maka perkirakanlah (hisablah) untuknya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kata faqduru lahu dalam hadis ini dapat diinterpretasikan sebagai perintah untuk mengukur atau memperkirakan, yang dalam konteks modern bisa merujuk pada perhitungan astronomi. Ini menunjukkan fleksibilitas dan visi jauh ke depan dalam ajaran Islam yang selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu, momentum penentuan Hari Raya Idul Fitri sejatinya dapat kita jadikan sebagai ajang untuk mencapai kesepakatan dan penyamaan persepsi. Dengan mengesampingkan ego kelompok dan berlandaskan pada data saintifik yang akurat serta semangat ijtihad yang konstruktif, kita bisa bersama-sama mewujudkan persatuan umat dalam menyambut hari kemenangan. Ini adalah peluang emas untuk menunjukkan bahwa agama dan ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring, saling melengkapi demi kemaslahatan bersama dan untuk mencapai kesatuan di hari-hari besar umat Islam.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Taqobbalallaahu minna wa minkum, washiyaamana shiyaamakum.
Maaf lahir dan batin.

Buralimar ( Pemerhati Masalah Keagamaan)

( Batam, 19 Maret 2026)

Redaksi

Recent Posts

Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak

AriraNews.com, Batam - Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga…

7 jam ago

Pembangunan Rumah Wakaf Qur’an BWI Batam Dimulai

AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…

1 hari ago

PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…

1 hari ago

Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…

1 hari ago

Tren Positif Kinerja BP Batam di Awal Tahun, Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…

1 hari ago

Demi Investasi dan Penataan, Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…

1 hari ago