Batam

Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak

AriraNews.com, Batam – Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Kenaikan ini dinilai akan berdampak langsung pada biaya distribusi logistik yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan sembako di wilayah tersebut.

Saat ini, harga BBM non-subsidi jenis Dexlite tercatat mencapai Rp24.965 per liter, sementara Pertamina Dex berada di kisaran Rp24.950 per liter. Angka tersebut melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp14 ribu per liter.

Ketua DPC Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam, Yasser Hadeka Daniel, mengungkapkan bahwa lonjakan harga BBM ini membuat pelaku usaha logistik tidak lagi mampu menahan biaya transportasi.

Menurutnya, selama ini para anggota ALFI telah berupaya melakukan berbagai efisiensi untuk menekan biaya distribusi. Bahkan, mereka juga sempat menahan kenaikan tarif transportasi demi menjaga stabilitas harga di masyarakat. Namun dengan kondisi saat ini, langkah tersebut tidak lagi memungkinkan.

“Efisiensi sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Tapi dengan kenaikan harga BBM hampir dua kali lipat, kami tidak bisa menahan lagi. Biaya logistik terpaksa harus naik,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026) siang.

Ia menambahkan, kenaikan ini akan berdampak langsung pada harga kebutuhan pokok, mengingat sebagian besar sembako di Batam masih didatangkan dari luar daerah. Biaya transportasi yang meningkat otomatis akan dibebankan ke harga jual barang di pasaran.

Sebagai gambaran, biaya angkut rute dari Batu Ampar–Mukakuning yang sebelumnya sekitar Rp900 ribu per perjalanan kini melonjak menjadi Rp1,8 juta. Artinya, terjadi kenaikan hingga 100 persen pada ongkos transportasi.

Yasser juga menyebutkan bahwa pihaknya telah membuka dialog dengan pemerintah, BP Batam, maupun Pertamina untuk mencari solusi, termasuk kemungkinan agar pelaku logistik bisa mendapatkan akses BBM bersubsidi. Pasalnya, selama bertahun-tahun pelaku usaha di Kepulauan Riau terpaksa menggunakan BBM non-subsidi, berbeda dengan daerah lain di luar Kepri yang masih memiliki akses tersebut.

“Di luar Kepri masih bisa menggunakan BBM subsidi, tapi di sini tidak. Ini menjadi beban berat bagi pelaku usaha logistik,” jelasnya.

Dengan kondisi ini, ALFI mempersilakan seluruh anggotanya untuk menyesuaikan tarif jasa logistik masing-masing agar tetap bisa bertahan. Ia juga mengingatkan bahwa jika kondisi ini terus berlanjut tanpa solusi, banyak pelaku usaha logistik berpotensi gulung tikar.

“Kami khawatir kawan-kawan tidak bisa bertahan. Kalau ini terus terjadi, bukan hanya harga sembako yang naik, tapi juga keberlangsungan usaha logistik di Batam bisa terancam,” tutupnya. (emr)

Redaksi

Recent Posts

Srikandi PLN Batam Bekali Santri PPIT Imam Syafi’i dengan Edukasi Keselamatan dan Mitigasi Bencana

AriraNews.com, Batam – Srikandi PT PLN Batam melalui program Srikandi Sahabat Anak dan Srikandi Movement…

6 jam ago

Pendiri dan Pengurus Kalam Batam Sepakati Reorganisasi, Ketua Umum Diperpanjang hingga 2030

AriraNews.com, BATAM- Perkumpulan Kawan Lama (Kalam) Kota Batam mengadakan rapat pengurus harian untuk melengkapi struktur…

6 jam ago

Basarnas Perkuat Sinergi dengan Polres Anambas Lewat Pelatihan Search and Rescue

Anambas,Ariranews.com – Basarnas melalui Pos SAR Anambas terus memperkuat sinergi dengan Polres Kepulauan Anambas dalam…

13 jam ago

Jumat Berkah Satlantas Polres Natuna, Bansos Disalurkan hingga Pelosok Desa untuk Warga Kurang Mampu

Natuna, Ariranews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui…

15 jam ago

Pelaku Industri Pariwisata Dorong Batam Tourism Promotion Board Diaktifkan Kembali

AriraNews.com, BATAM – Upaya menghidupkan kembali Batam Tourism Promotion Board (BTPB) mengemuka sebagai langkah strategis…

18 jam ago

Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan…

20 jam ago