Batam  

Disperindag Kumpulkan Distributor Bahan Pokok Jelang Ramadan, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Avatar photo
Warga berbondong-bondong datang ke pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Fasum Villa Pesona Asri, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Batam, Kamis (19/12/2024).

AriraNews.com, Batam – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga bahan pokok jelang bulan suci Ramadan.

Sekretaris Disperindag Batam, Ghufron Roni mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi kenaikan harga. Di antaranya dengan mengumpulkan distributor bahan pokok dalam waktu dekat.

“Upaya antisipasi kenaikan harga pangan, makanya dalam waktu dekat ini akan kami kumpulkan distributor. Kami juga telah menyiapkan langkah-langkah yang harus dipersiapkan,” katanya, Kamis (20/2/2025).

BACA JUGA:  Ascott Hotels Regional Batam Bersatu dengan Komunitas Lokal dalam "Aksi Bersih" Menyambut Hari Bumi 2026

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para distributor bahan pokok di Batam. Meski jumlah distributor mencapai puluhan, hanya perwakilan yang dipanggil untuk berdiskusi terkait langkah pengendalian harga dan stok.

Selain itu, pihaknya rutin turun langsung ke pasar guna memantau perkembangan harga. Hingga saat ini, harga bahan pangan masih dalam kategori stabil, meskipun sebelumnya sempat terjadi kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai dan telur.

BACA JUGA:  Ardiwinata Berikan Pembekalan Pada Anggota Asosiasi Pramuwisata Madani

“Harga cabai merah keriting saat ini Rp68 ribu per kilogram, cabai merah besar Rp65 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah Rp72 ribu per kilogram. Ini data Rabu pekan lalu, dan kami terus turun ke lapangan untuk memastikan harga tetap terkendali,” kata Roni.

Ia menambahkan selain cabai, harga telur ayam ras tercatat Rp55 ribu per papan, daging ayam ras Rp32 ribu per kilogram, daging sapi beku Rp90 ribu per kilogram, dan daging sapi segar Rp150 ribu per kilogram. (ara)

BACA JUGA:  WFH, Pemko Batam Targetkan Hemat Rp 18 Miliar