Ariranews.com, Natuna – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Natuna, Kevin Khahar, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Rakor-Bimtek) Keterbukaan Informasi Publik se-Provinsi Kepulauan Riau. Acara ini digelar oleh Sekretariat Daerah Provinsi Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (18/6/2025).
Kehadiran Kevin Khahar merupakan bentuk dukungan aktif Diskominfo Natuna dalam memperkuat sinergi dan kapasitas pengelolaan keterbukaan informasi publik, khususnya di lingkungan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pelaksana. Rakor-Bimtek ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi terkait regulasi, standar layanan informasi, serta penyusunan daftar informasi publik dan informasi yang dikecualikan.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transparansi dalam birokrasi. Ia menyebut birokrasi yang terbuka ibarat “ikan dalam akuarium”, yang seluruh geraknya harus dapat dilihat oleh publik.
“Kalau ingin zona integritas terbentuk, kuncinya ada pada transparansi. Kita buka informasi, kita bangun kepercayaan,” ujarnya di hadapan para peserta dari kabupaten/kota se-Kepri.
Rakor-Bimtek ini turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri serta Komisi Informasi Provinsi Kepri. Mereka menekankan pentingnya peran aktif perangkat daerah dalam menciptakan layanan informasi publik yang akuntabel dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem pelayanan informasi publik yang transparan dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan komitmen membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Diskominfo Natuna melalui Bidang PIKP menyatakan siap mendorong transformasi tata kelola informasi publik yang lebih terbuka, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, melalui kolaborasi antar instansi dan semangat keterbukaan informasi. (dod)







