Natuna  

Wabup Natuna Rodhial Huda Harap Angka Stunting 2024 Turun

Avatar photo
Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda.

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna mengelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review Kinerja Tahunan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Natuna Tahun 2023 di Ruang Rapat Lantai ll Kantor Bupati Natuna, Jum’at, (19/01/2024).

FGD yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda. Dia mengatakan, masalah stunting adalah fokus nasional bukan daerah saja.

“Oleh sebab itu tepatnya hari ini kita mengadakan FGD membahas review kinerja tahunan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Natuna,” ucapnya.

BACA JUGA:  Koopsudnas Evaluasi Kinerja Triwulan I 2026 di Lanud RSA, Fokus Efektivitas dan Efisiensi Anggaran
Sekda Natuna, Boy Wijanarko saat menghadiri FGD Review Kinerja Tahunan Aksi Penurunan Stunting Tahun 2023.

Menurut Rodhial Huda, review kinerja tahunan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi capaian kinerja dalam pencegahan angka stunting.

“Review kinerja tahunan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait capaian kinerja program dan kegiatan percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.

Selain itu, Rodhial Huda juga menjelaskan, dengan adanya FGD ini akan menemukan faktor penghambat dalam pencapaian target.

“Selain itu melalui rapat review kinerja ini, kita ingin mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat dalam pencapaian targetĀ  dan selanjutnya kita akan merumuskan tindak lanjut perbaikan, agar target kinerja dapat tercapai pada tahun berikutnya,” terangnya.

BACA JUGA:  Kejaksaan Hadir untuk Nelayan Natuna, Wakajati Kepri Serahkan Bantuan di Teluk Sahi
Suasana FGD Review Kinerja Tahunan Aksi Penurunan Stunting Tahun 2023.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Badan Perencanaan Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Kabupaten Natuna, Moestofa Albakry mengatakan, pelaksanaan review kinerja merupakan 8 dari aksi konvergensi penanganan stunting.

“Review kinerja tahunan ini merupakan aksi tahap akhir dari 8 aksi konvergensi penanganan stunting. Konvergensi percepatan pencegahan stunting intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu dan bersama-sama,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pastikan Program Kerja Berjalan Optimal, Tim Koopsudnas dan Itjenau Kunjungi Lanud RSA

Selain itu, Moestofa Albakry juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan review kinerja tahunan percepatan penurunan stunting digelar untuk melihat capaian kinerja selama satu tahun terkait upaya penurunan stunting.

“Pelaksanaan review ini adalah untuk melihat bagaimana capaian kinerja selama satu tahun terkait upaya penurunan stunting yang sudah kita upayakan melalui berbagai intervensi, baik intervensi yang bersifat spesifik dan sensitif,” lugasnya.(dod)