HMR dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam-Kepala BP Batam dengan Insan Pers / Media, Senin petang (17/4/2023), di Hotel Golden View, Kota Batam.
AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam Ex Officio Haji Muhammad Rudi (HMR) mengakui dirinya perlu mengulang-ulang penjelasannya tentang empat proyek strategis yang sedang digesa kepada masyarakat.
“Mengapa ini selalu saya ulang-ulang? Tak lain adalah agar apa yang sudah, sedang, dan akan kita lakukan dapat dipahami oleh masyarakat,” kata HMR dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Wali Kota Batam-Kepala BP Batam dengan Insan Pers / Media, Senin petang (17/4/2023), di Hotel Golden View, Kota Batam.
HMR berharap agar masyarakat terus mendukung pembangunan yang sedang gencar dilakukan Pemko Batam dan BP Batam yang dia pimpin.
“Termasuk melalui bapak/ibu sekalian dari PWI Kepri dan organisasi pers serta media yang selama ini sangat banyak membantu saya menyampaikannya kepada masyarakat,” tambahnya.
Keempat proyek strategis yang sedang dikebut pembangunannya, yakni perluasan Bandara Hang Nadim, peningkatan kapasitas dan modernisasi Pelabuhan Batuampar, KEK Kesehatan Sekupang, serta pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan flyover serta penyiapan light rapid transit (LRT).
Disebutkannya, kapasitas jalan dari bandara ke Batuampar wajib ditingkatkan, karena akan memperlancar pergerakan barang. Batam juga sedang dipersiapkan menjadi hub logistik, sehingga arus barang dari bandara ke pelabuhan (atau sebaliknya) untuk kemudian diekspor ke LN bisa memotong dwelling time. Kebijakan ini sejalan dengan status Batam sebagai kawasan pelabuhan bebas dan perdagangan bebas (KPBPB).
“Kami telah memodernisasi alat bongkar kontainer di Batuampar dengan mendatangkan alatnya dari Korea. Dengan alat baru ini, untuk bongkar muat kontainer dari kapal ke pelabuhan, hanya perlu hitungan menit. Ini uang besar. Kalau uangnya besar, akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan langsung,” kata HMR. Sangat masuk akal karena status BP Batam adalah badan layanan umum (BLU) nasional.
Dia juga menceritakan, selain melebarkan jalan Batuampar-Hang Nadim, bundaran bandara sedang ditinggikan dan akan dilengkapi dengan air mancur bergaya futuristik yang belum pernah ada di Indonesia. Begitu juga bundaran Punggur, harus dibesarkan agar berimbang dengan jalan ke bandara yang masing-masing kanan dan kiri 5 lajur.
“Semua ini kita bangun untuk anak-cucu kita. Tak usahlah jauh-jauh ke anak-cucu, bapak-ibu sekarang saja bisa merasakan manfaatnya dari pergerakan ekonomi yang akan terjadi. Pengelola media akan mendapat kelebihan rezeki dari pembangunan ini. Insya Allah,” urai HMR.
Selain itu, Wali Kota Batam yang telah memerintah sejak 2016, lalu merangkap sebagai Kepala BP Batam sejak 2019 itu membocorkan rencana besar lainnya. Kelak, jalan dari Tiban ke Laluan Madani (eks Simpang Jam) khusus untuk memisahkan kendaraan roda empat dan roda dua dengan kendaraan berat dari pelabuhan Sekupang, akan dibuat fly over baru.
Rencananya, fly over (jalan layang) ini akan mengambil elevasi di Southlink, di mana fly over diperuntukkan bagi kendaraan kecil sementara jalan di bawahnya khusus untuk kendaraan berat (trailer kontainer). Ini sekaligus memotong beban jembatan Seiladi yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.
Dia juga membocorkan rencana besar lainnya, yakni pelebaran jalan di sekitar relokasi penjual rujak (yang baru) dan pelebaran jalan di samping terowongan (underpass) Pelita. Ini kontruksinya agak berisiko, kata HMR, karena kedua ruas itu terletak di tepi lahan yang cukup curam. Sabab itu, HMR telah meminta ahli konstruksi untuk mendisainnya secara matang. Salah satunya dengan pemasangan filling (pipa beton) di tepi tebing, sebab di bawahnya ada pemukiman.
“Terbayang tak bapak-ibu sekalian bagaimana nanti view jalan di relokasi penjual rujak baru itu setelah dilebarkan 15 meter lagi? Nanti masyarakat bisa foto-foto dengan pemandangan Seipanas dan Teluk Belian Batam Center,” urai HMR disambut tepuk tangan kagum ratusan wartawan dan anak yatim yang hadir.
Mencermati proyek-proyek besar yang sudah selesai, misalnya pelebaran jalan di Nagoya, Jodoh, Batuampar, bundaran Basecamp, jalan simpang Barelang, termasuk yang sedang dan yang dikerjakan di masa HMR ini, saya berpikir, itulah pentingnya pemimpin yang berani dan memiliki visi besar. Kalau hanya punya piti (uang), sejak puluhan tahun yang lalu, BP, Pemko maupun provinsi, tidaklah kekurangan uang.
“Sekali lagi, ini semua untuk mempersiapkan Batam sebagai kota baru yang modern, berdaya saing, dan sebagai lokomotif ekonomi nasional. Saya perkirakan, semuanya akan rampung pada 2029. Semoga ini dapat kita tuntaskan,” tutup HMR.(Candra Ibrahim)
AriraNews.com, Batam - Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga…
AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…
AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…
AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…