Grafik Keadaan Ketenagakerjaan Kabupaten Natuna berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 4,8 persen pada Agustus 2023 menjadi 3,89 persen di Agustus 2024. Jumlah angkatan kerja mencapai 45.634 orang, sementara penduduk bekerja sebanyak 43.861 orang. Sektor jasa dan pertanian masing-masing menjadi lapangan pekerjaan utama dengan kontribusi sebesar 21,6 persen dan 15,6 persen, berdasarkan data dari BPS Kabupaten Natuna.
Ariranews.com, Natuna – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna merilis data ketenagakerjaan terbaru yang menunjukkan tren positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 tercatat sebesar 3,89 persen, turun 0,16 persen poin dibandingkan Agustus 2023.
Kepala BPS Natuna, Wahyu Dwi Sugianto, mengatakan bahwa jumlah angkatan kerja di Natuna mencapai 45.634 orang, dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 72,85 persen atau naik 0,42 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.
“Penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 43.861 orang, dengan sektor jasa sebagai penyerap tenaga kerja terbesar, yakni 27.115 orang atau 61,82 persen dari total pekerja. Sementara itu, sektor dengan penyerapan terendah adalah manufaktur, yakni 7.270 orang atau **16,58 persen,” ujarnya pada Senin (16/6/2025) melalui sambungan telepon.
Wahyu menjelaskan bahwa data ketenagakerjaan tahun 2025 baru akan dirilis pada bulan Desember, setelah pelaksanaan survei yang dijadwalkan pada Agustus.
“Belum ada, Mas. Biasanya pelaksanaan surveinya pada bulan Agustus dan hasilnya dirilis di Desember,” tambahnya.
Sektor Formal Meningkat, Informal Menurun
Menurut BPS, pekerja di sektor formal kini mencapai 25.539 orang atau 58,23 persen, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Di sisi lain, pekerja di sektor informal menurun menjadi 18.322 orang atau 41,77 persen, turun 9,08 persen poin dibandingkan Agustus 2023.
“Status pekerjaan utama menunjukkan bahwa mayoritas penduduk bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai, sebesar 55,83 persen, disusul pekerja mandiri dan pekerja keluarga,” jelas Wahyu.
Dari sisi pendidikan, tamatan SMA menjadi kelompok terbesar dalam dunia kerja dengan persentase 30,15 persen, diikuti oleh lulusan SD ke bawah sebesar 29,53 persen. Kenaikan persentase tertinggi terjadi pada tamatan SMA yang naik 3,41 persen poin, serta tamatan perguruan tinggi yang naik 1,21 persen poin. Sebaliknya, terjadi penurunan pada kelompok tamatan SMP dan SD ke bawah.
“Ini mengindikasikan adanya pergeseran struktur tenaga kerja menuju tingkat pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Profil Pengangguran: Lulusan Diploma Paling Rentan
Meski terjadi penurunan TPT, jumlah pengangguran di Natuna tercatat 1.773 orang. Jika dilihat dari jenis kelamin, TPT laki-laki berada pada angka 2,76 persen, sementara TPT perempuan lebih tinggi, yaitu 5,63 persen. Namun demikian, TPT perempuan mengalami penurunan sebesar 0,41 persen poin, sedangkan laki-laki mengalami sedikit kenaikan 0,09 persen poin dibanding Agustus 2023.
Berdasarkan jenjang pendidikan, lulusan Diploma mencatatkan tingkat pengangguran tertinggi, yakni 9,94 persen, sedangkan lulusan Universitas menjadi yang terendah. Bahkan, penurunan TPT terbesar terjadi pada lulusan universitas sebesar 4,70 persen poin, diikuti lulusan SMA yang menurun 2,58 persen poin.
Sebaliknya, pengangguran lulusan SMP dan SD ke bawah justru meningkat, menjadi sinyal perlunya peningkatan keterampilan dan pendidikan pada angkatan kerja usia produktif di Natuna. (dod)
AriraNews.com, BATAM - Ketersediaan hewan kurban di Kota Batam menjelang Idul Adha dipastikan dalam kondisi…
AriraNews.com, BATAM — Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, SH, MH, MSi, menggelar kegiatan…
Ariranews.com, Natuna – Dalam upaya meningkatkan kesiapan operasi udara, Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud…
AriraNews.com, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatatkan kinerja…
AriraNews.com, Batam - Kota Batam meraih penghargaan dalam kategori penurunan kemiskinan dan stunting pada ajang…
AriraNews.com, BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting…