Rokok Ilegal di Batam Makin Tak Terkendali, Razia Tak Ngefek

AriraNews.com, BATAM – Peredaran rokok ilegal di Batam makin tak terkendali. Bahkan Batam dibanjiri berbagai merk rokok tanpa cukai tersebut. Razia yang dilakukan Bea Cukai Batam tak banyak berikan efek. Sangat mudah didapatkan rokok-rokok tanpa cukai di lapangan.

Buktinya, hingga April 2022 saja, penindakan yang dilakukan Bea Cukai Batam pada komoditi Barang Kena Cukai (BKC) hasil tembakau mencapai 2.322.724 batang rokok ilegal, yang didominasi oleh sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM).

BACA JUGA:   Gempur Rokok Ilegal, BC Batam Amankan 774 Ribu Batang Lebih Rokok Ilegal

Nah, pada 8 Juni 2022, Bea Cukai Batam kembali mengamankan satu buah kapal cepat yang mengangkut BKC hasil tembakau ilegal sebanyak 80 karton dan BKC minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebanyak 58 karton di perairan Kepala Riau. Barang ilegal tersebut akan diselundupkan ke luar Batam.

Kapal cepat yang membawa rokok ilegal diamankan Bea Cukai Batam.

Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam mengatakan kapal tersebut dapat diamankan setelah pihaknya menerima informasi adanya sebuah kapal yang membawa barang ilegal.

BACA JUGA:   Bea Cukai Kejar Pemasok Rokok Ilegal yang Ditangkap di Perairan Sumut

Tim patroli Bea Cukai Batam segera melakukan pendalaman informasi dan melakukan pemantauan laut untuk mengamankan kapal cepat yang
menjadi target operasi tersebut.

“Pukul 04.00 waktu setempat, tim patroli berhasil mengamankan kapal cepat yang menjadi target, namun untuk nakhoda dan anak buah kapal tersebut berhasil melarikan diri pada saat kapal cepat tersebut dikandaskan. Tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap muatan kapal dan ditemukan BKC ilegal jenis HT dan MMEA. Kemudian kapal cepat tersebut diamankan dan dibawa menuju dermaga Bea Cukai Batam di Tanjunguncang,” ungkap Undani, Kamis (16/6/2022).

BACA JUGA:   Penghapusan Tenaga Honorer, Ansar Ahmad: Pengangguran di Kepri Bertambah dan Pengaruhi Pemilu 2024

Setelah dihitung rokok ilegal tersebut sebanyak 800.000 batang dan 452.160 MMEA. Estimasi nilai barang yang diamankan sebesar Rp2.343.080.000 dan potensi kerugian negara mencapai Rp1.951.687.000.

Hasil yang diamankan oleh Bea Cukai Batam dari kapal cepat tersebut menambah daftar kasus rokok ilegal yang telah ditindak dan diamankan.(emr)