Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Muhammad Kamaluddin.
AriraNews.com, Batam – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Muhammad Kamaluddin tegur Wakil DPRD Batam yang dinilai masyarakat sebagai ‘pengawal pribadi’ Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Di mana masyarakat melihat unsur pimpinan DPRD Batam tersebut kerap hadir mendampingi Wakil Wali Kota Batam di banyak kegiatan. Hal ini pun dinilai janggal oleh masyarakat.
Selain itu teguran juga diberikan karena dinilai bekerja tidak sesuai tupoksi sebagai anggota DPRD Kota Batam.
“Intinya agar jangan terlalu berlebihan. Maksudnya bekerja sesuai tupoksi. Sudah kami sampaikan agar menjaga marwah dan tupoksi dari DPRD,” kata Kamaluddin, Rabu (16/4/2025) siang, di ruangan kerjanya.
Kamaluddin tidak mempermasalahkan kedekatan anggota DPRD Kota Batam dengan pimpinan daerah. Dalam membangun Batam memang butuh sinergitas semua elemen masyarakat. Namun, sebagai anggota DPRD tentu harus menjalankan fungsi kontrol.
“Kalau untuk membangun Batam saya rasa kedekatan seperti itu tidak ada masalah. Koordinasi antara DPRD dan Pemko harus sejalan. Agar masalah yang timbul dapat kita tanggung bersama,” katanya.
Terpisah, Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Hendra Asman yang viral di medsos disebut sebagai ‘pengawal pribadi’ Wakil Wali Kota Batam, menolak berkomentar banyak.
Hendra bahkan membantah menerima teguran, namun membenarkan adanya pertemuan dengan Ketua DPRD Batam setelah viral di media sosial.
“Gak ada teguran, biasa cuma laporan saja. Kita kan satu kesatuan dalam bagian pimpinan DPRD Batam, empat orang pimpinan ini sifatnya kolektif kolegial,” jelasnya melalui sambungan telepon, Rabu (16/4/2025).
Mengenai kehadirannya dalam rapat bersama BP Batam, Hendra yang menyebut sebagai langkah dalam membangun pola komunikasi yang bagus dalam membangun daerah.
“Saya sering hadir sih, sering difotoin. Kita bersyukur pada pemerintahan baru yang terus memberikan dan membangun komunikasi hingga bisa cair dan bagus,” ujarnya.
Ke depan, Hendra juga mengaku masih akan tetap melakukan tugas sebagai bagian Forkompinda Batam, dan terlibat dalam kegiatan Pemkot Batam terutama dalam pengawasan di lapangan.
“Tidak ada larangan juga, saya pikir ini cara untuk membangun Kota Batam. Membangun daerah harus bersama-sama, tapi tidak menghilangkan fungsi kami,” ujarnya. (ara)
Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mengambil langkah cepat untuk memastikan konektivitas transportasi laut…
AriraNews.com, BATAM – Setetes darah yang disumbangkan para pegawai PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Sales…
AriraNews.com, Batam - Liburan rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh. Selain untuk dinikmati bersama…
AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, ASPPI DPD Kepulauan Riau melaksanakan…
AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI)…
AriraNews.com, Batam - Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antarwilayah, Batam…