Headline

Ombudsman Kepri Minta PLN Batam Prioritaskan Daya Listrik Bagi Masyarakat

AriraNews.com, BATAM – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, melakukan sidak ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam, Punggur, Nongsa, Batam, Jumat (14/5/2022) siang.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Lagat Siadari mengatakan sidak tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi salah satu pembangkit yang memasok daya untuk PLN Batam.

Pasalnya, belakangan ini terjadi pemadam listrik bergilir di kota Batam akibat kurangnya suplai daya karena adanya pemeliharaan rutin pada salah satu pembangkit di PLTU Tanjung Kasam tersebut.

Sidak dilakukan bersama Tim Keasistenan Pencegahan Maladministrasi.

“Informasi yang kami dapat, PLN sebenarnya telah berupaya meminimalisir penggunaan daya listrik di beberapa kawasan Industri dengan menggunakan genset, namun karena masih kurang jadi berdampak ke masyarakat,” kata Lagat.

Sidak tersebut, disampaikan Lagat Siadari, untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus melihat progress pemeliharaan rutin yang saat ini masih berlangsung.

“Kita sudah diinformasikan bahwa pemeliharaannya akan berlangsung pada tanggal 7-19 Mei 2022, nah kita sidak untuk mengetahui progress nya sudah sampai mana,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, tim dari Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau menemui jajaran direksi PLTU Tanjung Kasam.

Disampaikan Sinardi, Direktur Teknik PLTU Tanjung Kasam, saat ini PLTU Tanjung Kasam memiliki 2 pembangkit, salah satu mesin pembangkit dengan daya 1X25 Mega Watt (MW) sedang dalam pemeliharaan rutin untuk mencegah kerusakan total.

“Kami lakukan pemeliharaan rutin ini 2 kali dalam setahun. Ini sudah kewajiban yang harus dijalankan, jika tidak nanti akan terjadi kerusakan total, yang menyebabkan kerugian lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lanjutnya, seharusnya pemeliharaan ini dilakukan pada Maret 2022, namun terkendala adanya pembangkit lain di daerah Panaran yang mengalami masalah sehingga memaksa pemeliharaan rutin pembangkit yang ada di PLTU Tanjung Kasam ditunda hingga Mei 2022.

Menutup pertemuan tersebut, Lagat Siadari menyampaikan 3 hal yang diharapkan dapat menjadi perhatian PLN Batam. Pertama pastikan jadwal pemeliharaan rutin sehingga tidak mengganggu pasokan daya listrik di Batam. Kedua, masyarakat harus diinformasikan kapan pemadaman listrik terjadi dan apa penyebabnya.

“Yang terakhir, kami harap PLN memprioritaskan masyarakat dengan mengurangi penggunaan daya listrik di sektor industri dan memperluas serta mempertahankan daya listrik di masyarakat,” sarannya.(***)

Redaksi

Recent Posts

Penutup Drainase Terowongan Pelita Dicuri “Rayap Besi”, Li Claudia Turun Langsung Tinjau Lokasi

AriraNews.com, Batam - Aksi pencurian penutup drainase kembali mencoreng wajah Kota Batam. Sejumlah komponen besi…

15 jam ago

Dari Perbatasan ke Industri Nasional, 188,7 Ton Cengkeh Natuna Kantongi Sertifikat KT-3

Ariranews.com, Batam– Sebanyak 188,7 ton cengkeh asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, berhasil mengantongi Sertifikat Kesehatan…

16 jam ago

Keberagaman Budaya Indonesia Tampil Memukau di Parade Kemilau Nusantara Kepri di Tanjungpinang

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Parade Seni dan Budaya Nusantara yang berlangsung di kawasan Gedung Lembaga Adat…

1 hari ago

Gubernur Ansar: Konektivitas Jadi Kunci Karimun Tumbuh Sebagai Kawasan Ekonomi Strategis

AriraNews.com, Batam – Pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan potensi ekonomi…

1 hari ago

Gubernur Ansar Sebut Karimun Siap Menjadi Andalan Ekonomi Kepulauan Riau

AriraNews.com, Batam – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menegaskan Kabupaten Karimun memiliki peluang…

1 hari ago

Lokakarya PKS Bahas Potensi Karimun, Ansar Tegaskan Posisi Strategis Kepri di Kawasan Utara

AriraNews.com, Batam – Potensi ekonomi Kabupaten Karimun menjadi sorotan dalam Lokakarya Akademik Fraksi PKS MPR…

1 hari ago