Batam

Pemko Batam Dukung Ekspor Sarang Burung Walet

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam mendukung ekspor Sarang Burung Walet (SBW) dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. membuka secara resmi Dialog Interaktif “Perkuat Strategi Hilirisasi dan Peluang Pasar Ekspor Sarang Burung Walet dalam Mendukung Ketahanan Pangan” di Hotel Santika Batam, Rabu (13/11/2024).

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, mengapresiasi dan berterima kasih kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau yang menyelenggarakan kegiatan ini. Diperlukan koordinasi untuk menjaga ketahanan pangan, melalui acara ini Kita perkuat sinergi,” ujarnya.

Dialog Interaktif “Perkuat Strategi Hilirisasi dan Peluang Pasar Ekspor Sarang Burung Walet dalam Mendukung Ketahanan Pangan” di Hotel Santika Batam, Rabu (14/11/2024).

Ia menyampaikan bentuk dukungan yang diberikan kepada pengusaha burung walet, salah satunya dengan menyiapkan regulasi. Dijelaskannya dari pajak dan retribusi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, dikecualikan untuk pajak sarang burung walet dan pajak air bawah tanah.

“Namun berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sudah mengatur tentang pajak sarang burung walet. Dan ini boleh dipungut, asal tempat dilakukannya kegiatan dipusatkan di satu lokasi. Ini yang saat ini Kita bahas, dan akan membuat aturan dan turunannya,” jelas pria kelahiran Selat Panjang ini.

Melalui kegiatan tersebut peluang pasar ekspor Sarang Burung Walet terbuka dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan begitu inflasi di Kota Batam dapat terkendali.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau, DRH. Herwintarti, MM, mengatakan kegiatan ini berbagi wawasan, sharing informasi, hambatan dan peluang ekspor baru sehingga lalu lintas SBW dapat berjalan baik. Dengan harapan akan ada model formulasi yang tepat untuk membentuk komunikasi antara Pemerintah dengan pengusaha SBW.

“Kita harus memastikan standar dan kualitas SBW yang akan diekspor. Ini adalah aset sehingga harus dijaga kualitasnya. Melalui usaha ini banyak keuntungan yang diperoleh, ekonomi tumbuh, devisa negara dan terserapnya tenaga kerja,” ujarnya. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Kesaksian Nahkoda Jadi Petunjuk Baru, Tim SAR Perluas Pencarian Dua ABK

Ariranews.com, Natuna – Kesaksian nahkoda KM Ocean Three yang berhasil ditemukan selamat menjadi petunjuk baru…

11 jam ago

UAS & Ulama Besar Guncang Tabligh Akbar “Indahnya Merayakan Cinta” di Batam

AriraNews.com, BATAM- Ribuan jemaah tumpah ruah bersama Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Salim A Fillah,…

12 jam ago

Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Siap Manjakan Lidah Pengunjung

AriraNews.com, Batam – Wyndham Panbil Batam resmi menambah pilihan kuliner dengan membuka dua outlet makanan…

1 hari ago

Muatan Kapal Ditemukan Terapung, KM Ocean Three Diduga Alami Insiden di Perairan Natuna

Ariranews.com, Natuna – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Ocean Three…

1 hari ago

SKK Migas Gandeng Media Perkuat Edukasi Publik tentang Industri Hulu Migas

Ariranews.com, Natuna – SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggandeng…

1 hari ago

Tarif Baru Layanan Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar Ditunda hingga 31 Agustus 2026

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik…

2 hari ago