BP Batam Perpanjang Kerja Sama FDS Avtur dengan Pertamina

Avatar photo
Penandatanganan Perjanjian Sewa Menyewa Fuel Distribution System (FDS) di Bandara Hang Nadim dan Kawasan Kabil, oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam dan Vice President Aviation Fuel Pertamina, Yosep Iswadi.

AriraNews.com, Batam – Badan Pengusahaan (BP Batam) memperpanjang kerja sama pengelolaan avtur dengan Pertamina Patra Niaga, Kamis (12/1/2023) siang.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Sewa Menyewa Fuel Distribution System (FDS) di Bandara Hang Nadim dan Kawasan Kabil, oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam dan Vice President Aviation Fuel Pertamina, Yosep Iswadi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room Hotel Paragon Semarang, disaksikan oleh Pjs. Vice President Joint Terminal & Service Operation Pertamina, Rico Milza beserta jajaran; Anggota Bidang Administrasi Keuangan dan Administrasi BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; dan Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto beserta jajaran.

BACA JUGA:  Demi Investasi dan Penataan, Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Dalam kesempatan pertama, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto menyampaikan apresiasinya atas perpanjangan kerja sama ini.

Jajaran BP Batam dan Pertamina Patra Niaga usai penandatanganan Perjanjian Sewa Menyewa Fuel Distribution System (FDS) di Bandara Hang Nadim dan Kawasan Kabil.

Menurutnya, kerja sama ini sangat penting untuk mendukung pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim yang saat ini dikelola oleh PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) yang merupakan konsorsium Angkasa Pura Airports, Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero).

“BP Batam menilai kerja sama ini sangat strategis untuk menjamin ketersediaan avtur, khususnya pesawat-pesawat dengan tujuan penerbangan internasional ,” ujar Enoh.

BACA JUGA:  Keberhasilan PP TUNAS Ditentukan Peran Orang Tua, Amsakar Ingatkan Keseimbangan Belajar dan Bermain di Era Digital

“Bila kebutuhan avtur sudah terpenuhi, diharapkan mampu menjadi jaminan bagi para pelaku usaha penerbangan di Batam,” lanjutnya.

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi upaya BP Batam untuk mengoptimalisasi aset yang ada.

FDS Bandara Hang Nadim memiliki mobil tanki dan 19 hidran berkecepatan tinggi, di mana penyaluran avtur ke Bandara Hang Nadim menggunakan pipa dari Pelabuhan Kabil, Nongsa.

“BP Batam memiliki pipa dan tanki yang mumpuni untuk menampung avtur. Jadi kami berharap Pertamina Patra Niaga terus menjaga komitmennya dalam penyediaan avtur di Batam,” kata Enoh.

BACA JUGA:  BBM Industri Melonjak, HIPKI Nilai HPM Tak Lagi Sesuai Realitas dan Minta Kembali ke Harga Mulut Tambang

Tidak hanya itu, BP Batam juga menyatakan kesediaannya untuk menjalin kerja sama baru bersama Pertamina Patra Niaga.

“Jika ada peluang-peluang investasi yang baru, dengan tangan terbuka kami akan bahas lebih lanjut pengembangan kerja samanya,” pungkas Enoh.

Pjs. Vice President Joint Terminal & Service Operation Pertamina, Rico Milza mengatakan kerja sama dengan BP Batam telah terjalin cukup lama.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga menyampaikan komitmennya untuk terus bermitra dengan BP Batam.

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi BP Batam dan Pertamina Patra Niaga secara umum,” harap Rico.(ara)