Kepri

Cegah OPTK, Karantina Kepri Awasi Ketat Pemasukan Bibit dan Buah ke Natuna

Ariranews.com, Natuna – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memperketat pengawasan terhadap pemasukan bibit tanaman dan buah-buahan ke Kabupaten Natuna guna mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan terhadap media pembawa yang tiba di Pelabuhan Penagi, Senin (6/4/2026), menggunakan KMP Bahtera Nusantara 01 dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahapan, yakni administratif dan fisik. Pada tahap administratif, petugas memastikan seluruh dokumen kelengkapan terpenuhi, termasuk Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3) dari Karantina Kalimantan Barat.
Selanjutnya, pemeriksaan fisik dilakukan untuk melihat langsung kondisi bibit dan buah-buahan setelah melalui perjalanan laut.

Hasilnya, seluruh media pembawa dinyatakan dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikonsumsi maupun ditanam.
Adapun total bibit yang masuk ke Natuna berjumlah 92 batang, terdiri dari 85 bibit kelapa, 3 bibit durian, serta masing-masing 1 bibit rambutan, mangga, kelengkeng, dan jambu air.

Selain itu, terdapat pula pemasukan buah-buahan dengan total berat mencapai 4.022 kilogram. Rinciannya meliputi 2.072 kilogram jeruk siam, 1.050 kilogram nanas, 500 kilogram buah naga, 200 kilogram apel, serta masing-masing 100 kilogram melon dan pepaya.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, Karantina Kepri menerbitkan Sertifikat Pelepasan (K-9.2) sebagai jaminan bahwa komoditas tersebut aman untuk diedarkan di tengah masyarakat.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, menegaskan bahwa setiap media pembawa yang dilalulintaskan wajib dilengkapi sertifikat karantina sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Pemeriksaan administratif dan fisik merupakan tahapan wajib sebelum barang dikirim dan setelah tiba di daerah tujuan. Kami berkomitmen memastikan masyarakat mengonsumsi produk yang sehat dan aman,” ujar Hasim.
(Dod)

Dodi

Recent Posts

BP Batam Siapkan Fondasi Klub Liga Indonesia, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas melalui Akademi Sepak Bola

AriraNews.com, Batam - BP Batam mulai menyiapkan fondasi untuk mewujudkan mimpi memiliki klub sepak bola…

46 menit ago

Fary Francis Gaungkan Gerakan Kebangkitan Sepak Bola Batam Lewat Batam Prime International Football Festival 2026

AriraNews.com, BATAM – BP Batam mulai menggerakkan kebangkitan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Batam…

2 jam ago

FJP Kepri Kecam Serangan Pada Wartawan Saat Meliput di PN Batam

AriraNews.com, BATAM – Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepulauan Riau mengecam keras tindakan intimidasi yang dialami…

6 jam ago

Pemkab Anambas Audensi dengan Kemendagri, Paparkan Kondisi Keuangan Daerah

AriraNews.com, ‎Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik…

7 jam ago

KJK Kecam Intimidasi Wartawan di Batam

AriraNews.com, BATAM – Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Ady Indra Pawennari, mengecam keras dugaan…

12 jam ago

Li Claudia Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

AriraNews.com, Batam - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengundang Aliansi Masyarakat Rempang –…

1 hari ago