DLH Kota Batam Memiliki 1.043 Petugas Kebersihan, Gaji Rp 3 ,6 juta per Bulan

Avatar photo
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan 12 Camat, Jumat (10/1/2025).

AriraNews.com, Batam – Keterbatasan armada menjadi alasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, terkait menumpuknya sampah saat ini, baik di lingkungan pemukiman mau pun di pinggir-pinggir jalan.

Hal tersebut terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan 12 Camat, Jumat (10/1/2025).

BACA JUGA:  Batam Siap Jadi Pusat AI Regional, BP Batam Kawal Investasi Data Centre Global Senilai Rp 88 Triliun

RDP dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi. Turut hadir juga dalam RDP ini Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, Sekretaris Komisi III Kota Batam, Djoko Mulyono, Anggota Komisi III lainnya Sahat Parulian Tambunan, Siti Nurlailah, Anang dan lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie mengatakan, DLH Kota Batam, saat ini memiliki 1.043 petugas kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan di seluruh wilayah Batam. Setiap petugas tenaga harian lepas (THL) menerima gaji Rp3,6 juta per bulan.

BACA JUGA:  PT Bandara Internasional Batam Borong Tiga Penghargaan Bergengsi Di Best Human Capital Award 2026

Herman mengingatkan seluruh petugas agar tidak menyalahgunakan posisi mereka untuk mencari keuntungan pribadi. Termasuk melakukan pungli pada masyarakat. Seperti yang terjadi di Tanjungriau. Petugas yang melakukan pungli telah diberikan tindakan tegas dengan diberhentikan.

“Kami berharap ini menjadi pelajaran penting. Jangan sampai ada lagi petugas yang melakukan tindakan serupa. Jika ditemukan lagi, kami akan mengambil langkah tegas,” ujarnya. (ara)

BACA JUGA:  Ascott Regional Batam Gelar Pelatihan Digital dan Hospitality di Global Disability Awareness Day Bagi Penyandang Disabilitas