Kepri

Karantina Kepri Perketat Pintu Masuk Natuna untuk Mencegah Ancaman Hama dan Satwa Dilindungi

Ariranews.com | Natuna – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memperketat pengawasan di pintu masuk Kabupaten Natuna melalui pemeriksaan kedatangan KM Sabuk Nusantara 36 yang bersandar di Pelabuhan Penagi, Rabu (8/72026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencegah masuknya hama, penyakit, serta lalu lintas tumbuhan dan satwa yang dilindungi ke wilayah perbatasan Indonesia.

Selain menjaga keamanan hayati, pengawasan juga dilakukan untuk memastikan seluruh komoditas pertanian dan peternakan yang dibawa kapal telah memenuhi persyaratan karantina. Hal tersebut dinilai penting guna menjamin keamanan pangan masyarakat sekaligus melindungi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dari ancaman organisme pengganggu.

Kepala Karantina Kepulauan Riau, Hasim, mengatakan pengawasan dilakukan karena KM Sabuk Nusantara 36 melayani rute dari Pelabuhan Sintete, Kalimantan Barat, menuju Pelabuhan Sri Payung Batu Enam, Tanjungpinang, dengan singgah di sejumlah pulau di wilayah Kabupaten Natuna.

Menurut Hasim, sesuai Pasal 72 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Karantina memiliki kewenangan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap keamanan pangan dan mutu pangan, keamanan pakan dan mutu pakan, Produk Rekayasa Genetik (PRG), serta Sumber Daya Genetik (SDG).

“Jadi tugas Karantina bukan hanya mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Pengawasan seperti ini merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan hayati Indonesia,” ujar Hasim.

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya tumbuhan maupun satwa yang dilindungi atau tergolong langka. Namun, terdapat sejumlah komoditas pertanian dan peternakan, seperti buah-buahan dan telur, yang akan didistribusikan ke beberapa pulau di Kabupaten Natuna.

Seluruh media pembawa tersebut telah dilengkapi dokumen karantina sesuai ketentuan. Komoditas buah-buahan disertai Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3) yang diterbitkan Karantina Kalimantan Barat, sedangkan telur telah memiliki Sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-2) dari Karantina Kepulauan Riau.

Hasim menegaskan, Karantina Kepri terus berkomitmen menjaga keamanan dan kelayakan pangan melalui pemeriksaan serta pengawasan terhadap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya yang masuk maupun keluar dari wilayah Kepulauan Riau.

“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap media pembawa yang akan dikirimkan. Jika hama dan penyakit karantina telah menyebar, dampaknya akan langsung dirasakan oleh sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” tutup Hasim.
(Dod)

Dodi

Recent Posts

Musda PHRI BPD Kepri Digelar Agustus 2026, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka

AriraNews.com, Batam – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Kepulauan Riau…

2 jam ago

Hadapi Ledakan Migrasi, Amsakar Dorong Regulasi Khusus Kependudukan untuk Batam

AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengusulkan pembentukan lex specialis di bidang administrasi…

12 jam ago

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Ekonomi 2027 Dipatok hingga 7,7 Persen

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam mulai mematangkan arah pengelolaan keuangan…

13 jam ago

HIPKI Apresiasi Langkah Gubernur Ansar, Minta HPM Pasir Kuarsa Disesuaikan dengan Kondisi Industri

AriraNews.com, JAKARTA – Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) menilai evaluasi terhadap Harga Patokan Mineral (HPM)…

24 jam ago

Unit Siaga SAR Pulau Laut, Bekali Generasi Muda Perbatasan dengan Keterampilan Penyelamatan Diri

Ariranews.com | Natuna — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga SAR Pulau…

1 hari ago

Batam Jadi Percontohan Nasional SiTaskin Pesisir, Amsakar Tegaskan Pengentasan Kemiskinan Butuh Kolaborasi

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Pusat menetapkan Kota Batam sebagai daerah pertama peluncuran simbolis Program Sinergi…

1 hari ago