Headline

Rusia Akan Uji Coba Rudal Antar Benua, Bisa Lenyapkan Inggris

Ariranews.com, Internasional: Rusia akan melakukan uji peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat tahun ini. Misil yang oleh NATO dinamai Setan 2 ini merupakan misil terkuat dalam persenjataan nuklir Moskow dan diklaim memiliki kemampuan untuk melenyapkan area seukuran Inggris dan Wales.

Uji peluncuran ICBM Sarmat tersebut diungkap sejumlah sumber di industri pertahanan dan yang dekat dengan Kementerian Pertahanan Rusia kepada kantor berita TASS.

“Tiga peluncuran Sarmat ICBM akan dilakukan sebagai bagian dari uji pengembangan penerbangan pada 2021,” kata salah satu sumber.

Sumber-sumber tersebut mengatakan ketiga peluncuran akan dilakukan dari silo di pusat ruang angkasa Plesetsk di barat laut Rusia. Salah satu rudal itu kemungkinan akan ditembakkan pada jarak maksimumnya.

Uji coba negara terhadap Sarmat akan dimulai pada 2022, dengan resimen pertama memasuki layanan tempur pada akhir tahun.

“Kementerian Pertahanan sudah membeli rudal yang diproduksi secara serial,” ujar salah satu sumber.

Sarmat akan menggantikan rudal R-36M2 Voevoda, misil paling kuat di dunia dan beroperasi sejak tahun 1970-an. Sarmat jauh melebihi pendahulunya. Beberapa karakteristiknya terungkap pada forum Army-2019. Rudal baru ini berbobot 208,1 ton, muatannya mendekati 10 ton dan bahan bakarnya 178 ton. Jangkauan Sarmat adalah 18.000 kilometer.

Menurut laporan EurAsian Times, Jumat (7/5/2021), rudal Setan 2 ini mampu memusnahkan wilayah seukuran Inggris dan Wales. Sedangkan koresponden senior CNN, Matthew Chance, yang pernah menyaksikan senjata ini saat diresmikan tahun 2016, mengatakan jika kemampuan militernya nyata, sebuah misil Sarmat mampu melenyapkan area seluas Prancis.

Ini merupakan ICBM super canggih yang dinyatakan sebagai bagian dari enam senjata nuklir Rusia yang diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin pada tahun 2018.

Lima rudal lainnya adalah Avangard, Tsirkon, Poseidon, Kinzhal, dan rudal jelajah bertenaga nuklir.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa rudal tersebut adalah tanggapan Rusia terhadap sistem Prompt Global Strike AS.

ICBM Sarmat dapat terbang melalui rute yang tidak dapat diprediksi dan melewati area pertahanan rudal musuh. Ia dapat terbang di atas Kutub Utara dan Kutub Selatan dan mendekati target dari arah yang tidak direncanakan untuk intersepsi.(emr)

sumber: Sindonews.com
foto: Ilustrasi

Redaksi

Recent Posts

Investasi 2025 Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi Batam

AriraNews.com, Batam - Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang…

5 jam ago

HARRIS Barelang Batam Hadirkan Yoga Tepi Laut, Beach Games untuk Liburan Keluarga Menyenangkan Selama Juni 2026

AriraNews.com, Batam – HARRIS Barelang Batam kembali menghadirkan berbagai program spesial yang memadukan konsep wellness,…

9 jam ago

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan…

9 jam ago

Anggota DPRD Termuda Karimun Nahkodai PKB, Muhammad Firdaus Resmi Pimpin DPC 2026–2031

KARIMUN, ariranews.com– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan anggota DPRD termuda Kabupaten Karimun, Muhammad Firdaus,…

12 jam ago

Perwara Indonesia Perkuat Sinergi dengan Anggota DPD RI Dapil Kepri Dwi Ajeng Sekar Respaty

AriraNews.com, BATAM — Semangat kolaborasi dan penguatan jejaring kelembagaan mewarnai pertemuan antara Perkumpulan Pemandu Acara…

12 jam ago

Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan…

13 jam ago