Headline

Whatsapp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Mark Zuckerberg Kehilangan Uang Rp 99 Triliun

AriraNews.com, TEKNOLOGI – Whatsapp, Instagram, dan Facebook tak bisa diakses hingga enam jam pada Senin (4/10/2021) malam dan baru pulih pada pagi harinya. Perubahan konfigurasi pada router backbone yang mengoordinasikan lalu lintas jaringan antara pusat data disebut menjadi penyebabnya.

“Tim teknik kami telah mengetahui bahwa perubahan konfigurasi pada router backbone yang mengoordinasikan lalu lintas jaringan antara pusat data kami menyebabkan masalah yang mengganggu komunikasi ini,” ucap Vice President Infrastructure Facebook Inc Santosh Janardhan seperti dikutip dari laman Facebook, Selasa (5/10).

“Gangguan pada lalu lintas jaringan ini memiliki efek berjenjang pada cara pusat data kami berkomunikasi, sehingga menghentikan layanan kami,” imbuh pernyataan tersebutyang dilansir dari CNN Indonesia.

Santosh menegaskan, pihaknya yakin akar penyebab pemadaman ini adalah perubahan konfigurasi yang salah. Menurutnya, pihaknya tidak memiliki bukti data pengguna telah disusupi sebagai akibat dari penghentian ini.

Masalah tak bisa diaksesnya layanan Facebook, Whatsapp dan Instagram kali ini merupakan kedua terburuk setelah 2019. Saat itu, situs Facebook tak bisa diakses lebih dari 24 jam.

Co-founder dan CEO Facebook Mark Zuckerberg meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Maaf atas gangguan hari ini – Saya tahu betapa bergantungnya Anda dengan layanan kami untuk tetap terhubung dengan orang-orang yang Anda pedulikan,” kata Zuckerberg. Permintaan maaf tersebut dikeluarkan Mark Zuckerberg dalam unggahan di akun Facebook resminya.

Tumbangnya ketiga layanan tersebut Mark Zuckerberg disebut kehilangan US$7 miliar atau setara Rp99,8 triliun. Ini juga menyebabkan posisinya dalam daftar orang terkaya di dunia turun peringkat. Ini membuatnya turun satu tempat di Bloomberg Billionaires Index di bawah Bill Gates.

Perusahaan pengukuran iklan Standard Media Index memperkirakan Facebook kehilangan sekitar US$545 ribu atau setara Rp7,7 miliar per jam selama gangguan itu terjadi.

Dilaporkan Bloomberg, berhentinya operasional layanan grup Facebook juga berdampak pada anjloknya saham Facebook hingga lima persen. Kerugian besar dalam hitungan jam tersebut diperparah dengan turunnya 15 persen saham Facebook sejak pertengahan September. Menurut Bloomberg, kekayaan bersih Zuckerberg telah anjlok sekitar US$ 19 miliar sejak 13 September.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Sinergi TNI AU dan BRI, Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Nyaman bagi Anak Natuna

Ariranews.com, Natuna – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Natuna terus diperkuat…

8 jam ago

Bukan Sekadar Hotel, Dao by Dorsett Puteri Cove Hadir Sebagai Rumah Kedua di Waterfront Johor

AriraNews.com, JOHOR BAHRU — Pagi di Puteri Harbour berjalan pelan. Deretan kapal yang bersandar, semilir…

8 jam ago

Satlantas Polres Natuna Siagakan Personel Amankan Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Ariranews.com, Natuna – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna menggelar apel persiapan pengawalan dan pengamanan…

10 jam ago

Media Gathering BPJS Kesehatan: Peserta JKN Kepri Capai 2 Juta Jiwa Per Juni 2026

AriraNews.com, Batam – BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam…

11 jam ago

Grand Mercure Batam Centre Tawarkan Paket Pernikahan Eksklusif di Wedding Market One Batam Mall 2026

AriraNews.com, BATAM — Grand Mercure Batam Centre menghadirkan program bertajuk “The Grand Wedding Offer” sebagai…

12 jam ago

Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

AriraNews.com, Batam - PT PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menerbitkan Sustainability Report (SR)…

14 jam ago