Malaysia Jajaki Pariwisata Batam di Masa Pandemi

Avatar photo
Sekretaris Daerah Batam, Jefridin Hamid menyambut kedatangan Konsul Malaysia di Pekanbaru, Wan Nurshima Wan Jason, Rabu (3/11/2021).

AriraNews.com, BATAM – Konsulat Malaysia di Pekanbaru mengunjungi Batam untuk menjajaki sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Saat ini, pelancong asal Malaysia terus menanti pintu masuk Indonesia dibuka.

“Kami menyambut baik rencana Indonesia membuka kunjungan wisatawan khususnya di Batam, Bintan, dan Bali,” kata Konsul Malaysia di Pekanbaru, Wan Nurshima Wan Jason, Rabu (3/11/2021).

Ia mengungkapkan, pemerintah Malaysia sudah membolehkan warganya untuk melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. Ia mengaku, saat ini pelancong Malaysia berminat mengunjungi Indonesia, khususnya Batam, dengan mengikuti semua protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  Keberhasilan PP TUNAS Ditentukan Peran Orang Tua, Amsakar Ingatkan Keseimbangan Belajar dan Bermain di Era Digital

“Kami (Pemerintah Malaysia) sudah membolehkan liburan ke luar negeri. Karena Indonesia masih tutup, pelancong saat ini banyak berlibur ke New Zealand dan negara-negara di Eropa,” katanya.

Kunjungan Konsulat Malaysia diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, di Kantor Wali Kota Batam.

Ia berharap, negara tetangga, seperti Indonesia, kembali membuka pariwisata untuk Malaysia di masa pandemi Covid-19. Selama kunjungannya ke Batam, Konsulat Malaysia akan mengunjungi beberapa instansi seperti imigrasi hingga ke Bintan.

“Untuk memastikan semua aturan di Indonesia, maka kami datang dulu ke Batam untuk memastikan itu,” kata dia.

BACA JUGA:  Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak

Kunjungan Konsulat Malaysia itu diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, di Kantor Wali Kota Batam. Jefridin mengatakan, sesuai kebijakan pusat, Indonesia belum membuka diri untuk kunjungan wisatawan. Namun, dalam waktu dekat pembukaan pintu masuk akan dilakukan melalui kebijakan travel bubble.

Sebagai Pemerintah Daerah, kata Jefridin, pihaknya juga masih menunggu keputusan dari pusat. Sambil menunggu keputusan tersebut, Jefridin mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menangani pandemi Covid-19.

“Data 3 November 2021, kasus Covid-19 di Batam sisa tiga orang saja dari total 25.824 kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” katanya.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Wakaf Qur'an BWI Batam Dimulai

Meski penanganan pandemi terus dilakukan, Batam juga terus bersolek untuk menyambut wisatawan mancanegara. Ia mengaku, melalui kebijakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Batam bertekad kembali membangkitkan pariwisata Batam.

“Sekarang pembangunan terus dilakukan. Destinasi wisata terus dibenahi untuk menyambut wisatawan ke Batam,” katanya.

Sektor pariwisata, katanya, menjadi andalan Batam dalam meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, pariwisata sangat penting dalam menunjang pembangunan Batam.

“Mudah-mudahan, Covid-19 segera berakhir dan pariwisata kembali bangkit,” katanya.(***/emr)