Batam

Uniba Gandeng Polda Kepri Melaksanakan Kuliah Lebih Cepat dan Hemat Biaya lewat Jalur RPL

AriraNews.com, Batam – Universitas Batam melaksanakan nota kesepahaman dengan Kepolisian Polda Kepulauan Riau (Selasa,4/6/2024) tentang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan sumber daya manusia terkhusus dalam penerapan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Pihak Yayasan Uniba cukup antusias dan menyambut baik adanya program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang merupakan ketentuan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021 Tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau.

Kebijakan ini akan memberikan dampak pada pengakuan satuan kredit semester, sehingga dapat mengefisiensikan masa studi yang sebelumnya telah dilalui.

Menurut Warek-III Bidang Kemahasiswaan, Dr.Mohamad Gita Indrawan,S.T.,M.M mengatakan tentunya hal ini membuat masyarakat semakin mudah mengajukan permohonan agar pengalaman belajar di masa lampau diakui untuk mengurangi beban belajar ketika akan melanjutkan pendidikan di Kampus Universitas Batam.

Lebih lanjut menurut Mohamad Gita Indrawan menambahkan RPL merupakan penyetaraan akademik atas pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikasi dari instansi pemerintahan maupun perusahaan untuk memperoleh kualifikasi dalam lanjutan pendidikan tinggi di pelbagai program studi yang tersedia di Uniba.

“Singkatnya RPL ini adalah jalur kuliah yang memungkinkan pengalaman kerja sebagai ganti dari pemenuhan SKS, selain itu jalur ini juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anggota polisi yang bertugas di Polda Kepri untuk melanjutkan kuliah di Uniba tanpa harus keluar dari Kepri,” ujar Gita Indrawan.

Pelaksanaan jalur RPL ini berlaku bagi masyarakat yang hendak menempuh pendidikan di program studi S1, S2 dan S3 yang tersedia di Uniba.

Bagi kalangan masyarakat yang tamatan SMA, namun sudah bekerja di instansi pemerintahan dan perusahaan berkesempatan melanjutkan ke perguruan tinggi untuk meraih gelar S1, demikian pula kalangan masyarakat yang memiliki tamatan S1 dan S2 bisa melanjutkan ketahapan berikutnya dengan waktu yang cukup singkat dan biaya terjangkau lebih murah dibandingkan pendaftaran di jalur reguler umumnya.

“Tentunya saat mendaftar nantinya akan diverifikasi melalui asesmen, capaian pembelajaran yang diperoleh dari pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikasi yang di tetapkan menjadi raihan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam bentuk mata kuliah,” jelas Gita Indrawan.

Gita juga berharap penerapan  pelaksanaan melalui Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang pertama sekali dilaksanakan oleh Universitas Batam di Provinsi Kepulauan Riau memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif dan beragam sehingga para calon mahasiswa dapat mengembangkan potensi mereka tanpa hambatan yang berarti dan memberi kontribusi positif bagi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.(ags)

Redaksi

Recent Posts

Amsakar Angkat Ekonomi Pesisir Melalui PLUT

AriraNews.com, Batam - Semangat memberdayakan pelaku usaha hingga ke wilayah pesisir terus dilakukan Pemerintah Kota…

3 jam ago

Gercep, Li Claudia Turun Persoalan UWT Warga Puskopkar Beres

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib…

3 jam ago

Rempang Eco City, 242 KK Tempati Hunian Baru Layak Huni

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan…

4 jam ago

Meteorologi Lanud RSA Jadi Garda Terdepan, Keselamatan Operasi Penerbangan di Natuna

Ariranews.com, Natuna – Meteorologi di Pangkalan TNI AU Lanud Raden Sadjad menjadi unsur penting dalam…

18 jam ago

HMI Natuna Minta Hasil Perdin Pansus LKPJ Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Ariranews.com, Natuna – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna menyoroti pelaksanaan perjalanan dinas Panitia Khusus…

20 jam ago

Amsakar Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Batam

Ariranews.com, Batam - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai…

20 jam ago