Ariranews.com, Tanjungpinang – Panitia seleksi (Pansel) yang dibentuk melalui Keputusan Gubernur Kepri Nomor 453 Tahun 2021 tentang Panitia Seleksi Komisaris PT Pembangunan Kepri dan Direksi PT Pelabuhan Kepri telah mengumumkan nama-nama peserta yang lulus administrasi dan ditetapkan sebagai bakal calon Komisaris PT Pembangunan Kepri dan Direksi PT Pelabuhan Kepri.
Dari daftar yang diterima ada satu nama yang ditetapkan sebagai bakal calon Komisaris PT Pembangunan Kepri dan ada 13 nama sebagai bakal calon Direksi PT Pelabuhan Kepri.
Ke-13 calon Direksi PT Pelabuhan Kepri adalah: Awaluddin, Widrasto Dwi Guntoro, Budi Revianto, Raden Aditya Wirawan, Ricky Irawan, Mohammad Azwar, Mohammad Banbela, Morojahan Panjaitan, Arham, Herlina Susanti, Taufan Megalena, Roni Setiadi, dan Buana Fauzi Februari.
Mereka ini yang kemudian akan mengikuti proses selanjutnya, mulai dari penulisan makalah, psikotest, ujian tertulis keahlian, presentasi makalah, tes kesehatan jasmani, rohani, dan narkotika, hingga wawancara akhir dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
“Mudah-mudahan nantinya terpilih calon yang betul-betul kompeten dan profesional,” ujar Donny Awifonda, alumni pelayaran, yang dihubungi, Sabtu (3/7/2021) siang.
Dikatakan Donny, untuk menghasilkan pemimpin yang kompeten dan profesional khususnya di PT Pelabuhan Kepri, tentu diharapkan panitia seleksi (Pansel) juga bekerja secara profesional juga, tanpa tekanan atau hal lainnya yang dapat merusak proses seleksi ini.
“Kita tidak dalam posisi dukung dan mendukung siapa. Prinsipnya netralitas dan profesional Pansel, itu aja. Untuk sosok calon kami belum melihat latar belakang mereka. Kita belum tau sama sekali. Kalau pun ada dari alumni pelayaran tidak masalah, (ikut seleksi) secara profesional mereka saja,” kata Donny.
Pasalnya kata Donny, pimpinan PT Pelabuhan Kepri ke depan memiliki tugas yang amat berat. Bagaimana dia dapat mengelola ruang laut dan darat Kepri yang potensinya cukup besar untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepri. Karena selama ini hal tersebut belum tergarap maksimal.
“BUP (PT Pelabuhan Kepri) ini harus dikelola orang yang betul, interprenuernya harus tinggi. Karena skop usahanya besar. Unit-unit usaha atau anak usaha belum terkelola maksimal. Selama ini kita belum melihat arah dan strategi BUP ke depan,” katanya.
Dikatakan Donny, titik keberhasilan BUP jiga bisa dijadikan sebagai titik keberhasilan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat ini. Maka, proses seleksi merupakan langkah awal untuk bisa menghasilkan pemimpin yang kompeten di bidangnya.
“Mengingat Gubernur adalah tokoh nasional, keberhasilan BUP merupakan bagian dari keberhasilan kepemimpinan beliau. Dan pada prinsipnya kami para alumni pelayaran tetap mengawal dan memantau pemilihan ini. Jadi sekali lagi beliau (Gubernur Kepri) tokoh nasional, tolong dijaga,” tegasnya.(emr)
AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia…
Ariranews.com, Natuna – Menembus luasnya Laut Natuna, KN SAR Sasikirana 245 membawa misi kemanusiaan menuju…
AriraNews.com, BATAM — Kolaborasi lintas daerah dalam pengembangan pariwisata Kepulauan Riau diperlukan. Tanjungpinang dan Bintan…
AriraNews.com, BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menanggapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)…
AriraNews.com, BATAM — Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li…
AriraNews.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender…