AriraNews.com, BATAM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat sepanjang tahun 2021 ada sebanyak 146 orang Warga Negara Asing (WNA) yang dideportasi.
Deportasi WNA tersebut tak hanya terkait pelanggaran keimigrasian tapi juga ada yang menyangkut masalah hukum. Seperti pelaku illegal fishing, tahanan kapal ikan, dan kejahatan narkoba.
“Paling banyak warga negara Vietnam. Pelaku illegal fishing. Penderpotasian tersebut tidak hannya kerja dari Imigrasi tapi juga buah kerja sama hasil koordinasi dengan penegak hukum lainnya,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ismoyo, dalam rilis capaian kinerja, Senin (3/1/2022) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Dikatakannya sebagian WNA yang dipulangkan ke negaranya tersebut berstatus blacklist, sehingga tak bisa lagi masuk Indonesia dalam jangka waktu tertentu.
“Status blacklist sebagai bentuk ketegasan, pembelajaran, dan sebagai bentuk kedaulatan negara,” tegasnya.
Sedangkan untuk pengurusan paspor sepanjang tahun 2021 sambungnya, ada sekitar 12.217 paspor. Angka ini cukup tinggi mengingat pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia dan dunia.
“Hampir 50 persennya paspor elektronik yakni sekitar 5.726 paspor. Kelebihan paspor elektronik ini bebas visa di banyak berbagai negara. Selain itu juga, kalau sebagian besar warga Indonesia telah menggunakan paspor elektronik ini, maka akan menambah kepercayaan dunia. Sehingga kita terus mendorong masyarakat untuk membuat E-Pasport,” ucapnya.
Ismoyo juga mengatakan, dalam memudahkan masyarakat untuk mengurus paspor, melalui program Eazy Pasport sepanjang tahun 2021 Imigrasi Batam telah mendatangi beberapa perusahaan atau instansi yang menginginkan pembuatan paspor.
“Tahun lalu (2021) kami lakukan 71 pelayanan atau jemput bola ke beberapa perusahaan atau instansi atau komunitas. Total pelayanan yang kami berikan ini sebanyak 1.021 pelayanan,” ujarnya.
Sementara sepanjang tahun 2021, jumlah WNA yang datang melalui Batam sebanyak 1.662 orang, WNI 48.730 orangorang. Sedangkan yang berangkat WNA sebanyak 2.057 orang dan WNI 12.022 orang.
“Untuk crew kapal yang datang WNA sebanyak 16.763 orang, WNI 81.677 orang. Untuk keberangkatan WNA sebanyak 15.542 orang dan WNI 84.894 orang,” ungkapnya.(emr)
AriraNews.com, Batam - Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga…
AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…
AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan…
AriraNews.com, Batam - Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban bangunan ilegal di Kelurahan Sei…