Batam  

857 UKM Batam Ajukan Kredit, Baru 15 yang Dikabulkan

Avatar photo
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Batam, Salim.

AriraNews.com, BATAM – Delapan bulan berjalan, program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM di Kota Batam masih jauh dari target. Dari total anggaran subsidi bunga sebesar Rp 3 miliar, baru Rp 300 juta yang terserap.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Batam, Salim, mengatakan rendahnya realisasi bukan karena minim peminat, melainkan akibat ketatnya persyaratan teknis dari pihak bank mitra, BTN. Hingga 26 September 2025, tercatat 857 UMKM mengajukan pinjaman bunga nol persen. Namun, hanya 285 yang lolos verifikasi, dan baru 15 UMKM yang benar-benar menerima pencairan.

BACA JUGA:  Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

“Banyak pemohon gugur karena catatan SLIK OJK, tak punya tempat usaha permanen, atau lokasi usahanya dianggap terlalu jauh. BTN membatasi radius maksimal 10 kilometer dari kantor bank,” jelas Salim.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menilai aturan teknis tersebut justru menghambat. Ia meminta agar bank rekanan lebih longgar, setidaknya untuk kendala administratif.

BACA JUGA:  BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

“Kita ingin anggaran yang sudah disiapkan bisa terserap. Kalau ada aturan yang membatasi gerak UMKM, harus segera dikoreksi. Tapi untuk catatan BI Checking, tentu tidak ada kompromi,” tegas Amsakar.

Meski belum optimal, Amsakar optimistis serapan akan meningkat pada 2026 setelah program bimbingan teknis Koperasi Merah Putih tuntas. Ia menyebut ada tiga prinsip utama program ini: dana harus terserap, memberi dampak nyata pada usaha, dan tetap selektif terhadap catatan keuangan. (ara)

BACA JUGA:  Promosikan Family Rally Wisata dan International Soccer Batam Cup 2026, Surya Wijaya bersama FJP Temui Konjen RI Johor Bahru